PENGARUH PENAMBAHAN SERAT ABAKA (MUSA TEXTILIS) MENGGUNAKAN SPRAY GUN TERHADAP KUAT LENTUR PAPAN SEMEN GYPSUM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENAMBAHAN SERAT ABAKA (MUSA TEXTILIS) MENGGUNAKAN SPRAY GUN TERHADAP KUAT LENTUR PAPAN SEMEN GYPSUM


Pengarang

Muhammad Anzar Fathan - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mohd. Iqbal - 196706081994031003 - Dosen Pembimbing I
Said Amir Azan - 197305221998021002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2004101010109

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Sipil., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Campuran semen gipsum adalah salah satu bahan yang diaplikasikan dalam konstruksi. Meskipun papan tidak digunakan sebagai elemen struktural namun tetap memiliki ketahanan yang sesuai. Oleh karena itu digunakan serat sebagai pengisi yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan dari papan semen gipsum. Namun pengunaan serat yang sering digunakan pada dunia konstruksi adalah serat sintetis berupa kaca yang tidak ramah akan lingkungan sehingga banyak penelitian yang mencoba mengganti serat sintetis menjadi serat alami seperti serat abaka. Adapun pengaplikasian serat abaka masih diteliti dengan metode manual. Pada penelitian ini diaplikasikan serat abaka secara cepat dan efisien menggunakan mesin spray gun untuk pembuatan papan semen gipsum. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui kuat lentur dan sifat fisis papan semen yang dihasilkan pengaplikasian serat abaka dengan metode spray gun. Dalam penelitian ini papan semen-gipsum dengan kadar serat 0% digunakan sebagai control dan papan semen-gipsum dengan kadar serat kaca 5% sebagai pembanding. Kadar serat abaka yang digunakan 2% dari berat semen. Adapun rasio air terhadap semen adalah sebesar 0,5.Benda uji papan semen-gipsum yang dibuat berukuran 50 cm x 40 cm x 1 cm yang di potong dalam ukuran 10 cm x 10 cm x 1 cm , 5 cm x 5 cm x 1 cm, 20 cm x 5 cm x 1 cm yang masing masing pengujian dibuat sebanyak 3 buah benda uji. Sehinnga total benda uji adalah sebanyak 45 buah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pembuatan papan semen gypsum menggunakan metode spray gun menghasilkan kuat lentur berserat abaka maksimum sebesar 48.29 kg/cm2 dan untuk serat kaca sebesar 188,09 kg/cm2. Densitas yang dihasilkan berkisar pada 1,689 gr/cm3, pengembangan tebal pada 2.067%, kadar air 10.06%. Dari hasil uji sifat fisis tersebut papan tergolong memiliki kerapat tinggi dan secara umum memenuhi syarat minimum SNI 03-2105-2006

Gypsum cement mixture is one of the materials applied in construction. Although the board is not used as a structural element, it must has the appropriate durability. Therefore, fiber is used as a filler that functions to increase the strength of the gypsum cement board. But the most commonly used fiber in the construction world is a synthetic fiber of glass that is not environmentally friendly, which is why a lot of research is trying to replace synthetical fiber with natural fiber like abaca fiber. As for the application of abaca fiber, it is still being studied by manual methods. In this study we applied abaca fiber quickly and efficiently using a spray gun machine to make a cement board of gypsum. This research aims to determine the flexibility and fissile properties of the cement board resulting from the application of abaca fiber using the spray gun method. In this study, a cement-gips plate with a 0% fiber content was used as a control and a gypsum cement board with 5% fiberglass content as a comparison. The ratio of water to cement is 0.5. The board that we make have a dimension of 50 cm x 40 cm x 1 cm and gypsum cement board to be cut into sizes of 10 cm x 10 cm x 1 cm, 5 cm x 5 cm x 1 cm, 20 cm x 5 cm x 1 cm of which each test is made of 3 tests. The results of this study showed that the manufacture of gypsum cement boards using the spray gun method produced a flexural strength maximum of 48.29 kg/cm2 of abaca fiber and 188.09 kg/ cm2 of fiberglass. The resulting density ranges from 1,689 gr/cm3, development thickness at 2.067%, water content 10.06%. From the results of the test of the physical properties board belongs to have high flexibility and generally as stated in minimum criteria in SNI 03-2105-2006

Citation



    SERVICES DESK