ANALISIS SEBARAN ELECTROMAGNETIC FIELDS DI SEKITAR PERALATAN MEDIS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TENGKU ABDULLAH SYAFI'I BEUREUNUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS SEBARAN ELECTROMAGNETIC FIELDS DI SEKITAR PERALATAN MEDIS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TENGKU ABDULLAH SYAFI'I BEUREUNUEN


Pengarang

Syifa Tazkia - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Syahrial - 196401121992031003 - Dosen Pembimbing I
Fathurrahman - 198701052019031009 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1904105010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Elektro., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Saat ini, 90% populasi dunia memiliki akses terhadap listrik dan
menggunakan teknologi elektronik, yang menyebabkan peningkatan jumlah medan
elektromagnetik (EMF) yang dihasilkan. Namun, hanya sedikit yang menyadari
bahwa intensitas EMF yang terlalu tinggi dapat berbahaya. Semakin meningkatnya
penggunaan peralatan berenergi listrik juga berdampak pada industri kesehatan.
Meskipun peralatan medis di rumah sakit memberikan manfaat signifikan dalam
perawatan pasien, ada kekhawatiran terkait pengaruh intensitas EMF yang terlalu
tinggi terhadap manifestasi klinis. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur
distribusi medan magnet dan listrik serta menghitung intensitas EMF, kemudian
membandingkannya dengan batas toleransi yang ditetapkan oleh International
Commission on Non-Ionising Radiation Protection (ICNIRP). Pengukuran
dilakukan menggunakan detektor GM3210. Penelitian ini mencakup empat
peralatan medis: nebulizer, inkubator, electrosurgical unit (ESU), dan shortwave
diathermy (SWD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat medis SWD memiliki
risiko kesehatan karena intensitas EMF yang lebih besar dari 2 sampai 10 W/m²
nilai ambang batas ICNIRP. Intensitas medan elektromagnetik (EMF) hingga jarak
100 cm pada sisi X dan Y dari aplikator, yang berfungsi menyalurkan gelombang
elektromagnetik untuk menghasilkan panas pada tubuh, masih tinggi, dengan nilai
mencapai 269 hingga 741 W/m². Oleh karena itu, disarankan untuk memperhatikan
jarak dengan alat medis guna mencegah potensi efek negatif terhadap kesehatan,
baik bagi masyarakat umum maupun tenaga medis. Jarak aman untuk masyarakat
umum dari alat SWD dengan daya 70 watt adalah 200 cm di sisi kanan dan kiri,
serta 110 cm di sisi depan. Sementara itu, jarak aman yang direkomendasikan bagi
pekerja adalah 170 cm di sisi kanan dan kiri, serta 100 cm di sisi depan. Pada jarak
tersebut, intensitas yang dihasilkan hanya berkisar antara 0 hingga 9,36 W/m².
Kata kunci: EMF, Peralatan medis, ICNIRP.

- Today, 90% of the world's population has access to electricity and uses electronic technology, leading to an increase in the amount of electromagnetic fields (EMF) generated. However, few realize that too high an intensity of EMF can be harmful. The increasing use of electrically energized equipment is also impacting the healthcare industry. Although medical equipment in hospitals provides significant benefits in patient care, there are concerns regarding the influence of too high EMF intensity on clinical manifestations. This study was conducted by measuring the distribution of magnetic and electric fields and calculating EMF intensity, then comparing it with the tolerance limits set by the International Commission on Non-Ionizing Radiation Protection (ICNIRP). Measurements were made using a GM3210 detector. The study covered four medical devices: nebulizer, incubator, electrosurgical unit (ESU), and shortwave diathermy (SWD). The results showed that SWD medical devices pose a health risk due to EMF intensities greater than the 2 to 10 W/m² ICNIRP threshold value. The intensity of the electromagnetic field (EMF) up to a distance of 100 cm on the X and Y sides of the applicator, which functions to channel electromagnetic waves to generate heat in the body, is still high, with values reaching 269 to 741 W/m². Therefore, it is recommended to pay attention to the distance with medical devices to prevent potential negative health effects, both for the general public and medical personnel. The safe distance for the general public from SWD devices with 70 watts of power is 200 cm on the right and left sides, and 110 cm on the front side. Meanwhile, the recommended safe distance for workers is 170 cm on the right and left sides, and 100 cm on the front side. At these distances, the resulting intensity only ranges from 0 to 9.36 W/m². Keywords: EMF, Medical equipment, ICNIRP.

Citation



    SERVICES DESK