<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129176">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN PADA KELUARGA MUSLIM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fania Ariani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S1)</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ayah memiliki peran yang signifikan dalam keluarga dan perkembangan anak, namun keterlibatan ayah dalam pengasuhan di Indonesia masih rendah karena budaya patriarki yang menempatkan tanggung jawab pengasuhan pada ibu, sementara ayah lebih fokus pada aspek ekonomi. Keterbatasan waktu yang dihabiskan ayah dengan anak memperburuk keadaan ini, yang berdampak negatif pada perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak. Di Aceh, religiusitas menjadi elemen penting dalam pengasuhan, di mana nilai-nilai Islam menekankan tanggung jawab ayah dalam mendidik anak. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini menyoroti hubungan antara religiusitas dan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak di Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan keterlibatan ayah dalam pengasuhan pada keluarga muslim. Subjek dalam penelitian ini yaitu 360 ayah yang memiliki keluarga utuh dan mempunyai anak usia 3-12 tahun. Data dikumpulkan menggunakan dua skala, yaitu Inventory of Father Involvement (IFI) dari Hawkins dkk yang sudah diadaptasi oleh peneliti untuk mengukur keterlibatan ayah dan IIUM Religiosity Scale (IIUMReIs) dari Mahuddin dkk yang sudah diadaptasi oleh peneliti untuk mengukur tingkat religiusitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan keterlibatan ayah dalam pengasuhan pada keluarga muslim, dengan nilai r=0,477 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129176</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 11:16:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 16:58:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>