<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129168">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA IDS SURICATA TERHADAP  SERANGAN DETEKSI DISTRIBUTED DENIAL OF SERVICE PADA JARINGAN MENGGUNAKAN SIMULATOR NS-3</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agung Prasetiyon</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Intrusion Detection System (IDS) adalah sistem keamanan jaringan yang berfungsi untuk memantau lalu lintas jaringan dan aktivitas guna mendeteksi serangan atau intrusi. Namun, dengan perkembangan teknologi, peretas semakin berhasil melakukan serangan dengan berbagai cara, termasuk Distributed Denial of Service (DDoS) yang mencakup UDP Flood, SYN Flood, ICMP Flood, dan IP Spoofing. Serangan DDoS dapat mengancam sistem keamanan jaringan, sehingga diperlukan analisis kinerja IDS dalam mendeteksi dan mencegah serangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja IDS Suricata dalam mendeteksi serangan DDoS pada jaringan menggunakan simulator NS-3. Penelitian dilakukan dengan tinjauan pustaka mengenai IDS, jaringan, Suricata API, Wireshark, dan simulasi NS-3. Setelah itu, dilakukan desain dan implementasi skenario simulasi untuk menguji kinerja IDS pada jaringan yang terdiri dari beberapa node yang tersebar di lokasi berbeda. Evaluasi akurasi IDS dilakukan dengan menganalisis hasil simulasi NS-3 menggunakan parameter kinerja seperti Accuracy, Precision, Recall, dan F1 Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suricata sebagai IDS berhasil mendeteksi serangan DDoS jenis UDP Flood, SYN Flood, ICMP Flood, dan IP Spoofing. Nilai accuracy dari setiap serangan juga tinggi dengan accuracy serangan SYN Flood sebesar 94% hingga IP Spoofing dengan nilai terendah sebesar 92%. Namun, nilai Precision, Recall, dan F1 Score cenderung menurun, dengan Precision tertinggi diperoleh dari serangan UDP Flood sebesar 97% dan Precision terendah dari serangan IP Spoofing sebesar 94%. Perbedaan nilai tersebut hanya berkisar 2-4%, menunjukkan bahwa IDS Suricata berhasil dengan rata-rata nilai lebih dari 90%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129168</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 10:59:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 17:29:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>