<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129167">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN KUALITAS KEMASAN BOTOL PADA PRODUKSI FRUIT TEA DENGAN PENDEKATAN DESIGN FOR SIX SIGMA:</title>
  <subTitle>OPTIMALISASI DESAIN DAN PROSES PRODUKSI</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ghalib Wada Isnanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Sinar Sosro Deli Serdang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri makanan dan minuman dengan memproduksi berbagai jenis minuman teh. Beberapa produk minuman yaitu Teh botol 220 ml, Fruit tea botol 235 ml, Fruit tea 500 ml, Fruit tea 350 ml, Tebs 350 ml, Tebs 500 ml dan galon prima 19 liter. Selama berjalannya produksi, perusahaan memiliki permasalahan yang terjadi terkait jumlah cacat kemasan produk Fruit tea 350 ml yang dihasilkan melebihi batas standar toleransi yang telah ditetapkan perusahaan yaitu sebesar 2% dari jumlah produksi yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan terdapat pemborosan dalam segi biaya yang akan dikeluarkan perusahaan, dikarenakan seluruh produk cacat akan langsung dibuang baik dari kemasan botol maupun isi minumannya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menguraikan jenis cacat yang terjadi selama proses produksi berlangsung dan redesign kemasan produk sehingga dapat mengurangi jumlah cacat yang terjadi selama proses produksi berlangsung menggunakan metode Design for Six Sigma (DFSS). Dalam menggunakan metode DFSS dilakukan dengan pendekatan Define, Measure, Analyze, Design, Verify (DMADV) sebagai alat untuk mengimplementasikan rancangan baru karena penekanan fokus pada basis data, analisis, dan identifikasi awal keberhasilan. Hasil penelitian menunjukan terdapat satu jenis defect tertinggi yaitu deformasi dengan persentase cacat sebesar 36,2% dan menghasilkan level sigma sebesar 4,14, serta menghasilkan redesign produk dengan perubahan pada sudut runcing botol. Jenis kegagalan deformasi mendapatkan hasil perhitungan RPN tertinggi, yang dihitung menggunakan Design Failure Mode and Effect Analysis dengan nilai 240.&#13;
Kata kunci: Peningkatan Kualitas, Design for Six Sigma, Critical to Quality, DFMEA, Redesign.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129167</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 10:52:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 17:53:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>