<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129161">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS LONGSOR DENGAN METODE GEOLISTRIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN NILAI WAKTU PERJALANAN  RN(STUDI KASUS JALAN RAYA BIREUEN – TAKENGON)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Christine Mariel</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bencana tanah longsor terjadi disebabkan kondisi material yang bergerak. Permasalahan yaitu bagaimana mengetahui litologi bawah permukaan dengan menggunakan metode Geolistrik Resistivitas pada ruas Jalan Raya Bireuen – Takengon Km 11,83 dan pengaruh Biaya Operasional Kendaraan dan nilai waktu perjalanan pada saat melawati ruas Jalan Raya Bireuen – Takengon Km 10,7 – 13,7. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasikan litologi bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas dengan metode Geolistrik Resistivitas pada ruas Jalan Raya Bireuen – Takengon Km 11,83 dan nilai Biaya Operasional Kendaraan dan Nilai Waktu Perjalanan pada saat terjadinya tanah longsor yang berdampak bagi pengguna jalan yang melawati ruas Jalan Raya Bireuen – Takengon pada ruas Jalan Raya Raya Bireuen – Takengon dari Km 10,7 – 13,7. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik dan bina marga Pd-T-15-2005-B. Dilakukan pada Jalan Raya Bireuen – Takengon Km 11,83 dan Km 10,7 – 13,7. Lintasan 1 bidang gelincir berada pada kedalaman 40 m, jenis longsor rotasi dan lintasan 2 bidang gelincir berada pada kedalaman 30 m. Untuk biaya tetap berbanding terbalik dengan berat kendaraan. Biaya Tidak Tetap arah Bireuen – Takengon lebih besar, daripada arah Takengon – Bireuen. Untuk biaya tidak tetap berbanding terbalik dengan berat kendaraan. Nilai Waktu Perjalanan yang terjadi pada saat jalan mengalami kerusakkan dari arah Bireuen – Takengon lebih besar dibandingkan dari arah Takengon – Bireuen. Saran yang diperlukan pemasangan tiang pancang yang dalam, serta pemeliharaan secara rutin dan diperbanyaknya rambu – rambu lalu lintas.&#13;
Kata Kunci : Metode Geolistrik Resistivitas, Biaya Operasi Kendaraan, Nilai Waktu Kendaraan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129161</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 10:38:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 17:46:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>