<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129146">
 <titleInfo>
  <title>ANALLSIS NERACA AIR PADA SUB DAS KRUENG DAROY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yalatif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Neraca air daerah aliran sungai (DAS) menyatakan hubungan antara aliran ke  dalam  (inflow)  dan  aliran  ke  luar (outflowpada  suntu  periode  tertentu  dari siklus hidrologi. Faktor-faktor yang mempengaruhi neraca air yaitu curah hujan,&#13;
vegetasi, jenis tanah, adanya bangunan penyimpanan air dan faktor lainnya. Untuk  menganalisis  sistem  neraca air pada  DAS,  diperlukan  informasi  tentang  gejala  pola  iklim  terutama curah hujan,  evapotranapirasi,  aliran  permukaan serta   pola  tata guna lahannya, sehingga dapat ditentukan perubahan tampungan yang teriadi  pada DAS tersebut.  Tujuan  ini  adalah untuk menganalisis parameter  neraca air dan menghitung perubahan tampungan (AS) yang teriadi.&#13;
               Penelitian dilakukan di daerah Sub DAS Krueng Daroy yang merupakan bagian  dari  DAS  Krueng  Aceh  dengan  luas  wilayah  1763,261   hal  Penelitian  dimulai  dengan  menganalisis  parameter  neraca  air  melalui  analisis  data  curah&#13;
hujan,  evapotranspinsi,  dan  aliran  permukaan  ()runoff.   Setelah  semua  nilai  parameter diperoleh, make selanjutnya adalah melakukan perhitungan perubahan  tampungan yang teriadi pada Sub DAS Krueng Daroy.&#13;
               Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  sistem  neraca  air  pada  Sub  DAS Krueng   Daroy   selama   periode   2005-2009   sangat   baik   dimana   teriadinya  perubahan  tampungan  (AS)  yang  negafif.   Nilai  perubahan  tampungan    (AS) terendah teriadi pada tahun 2008 dengan nilal -950,69 mm/tahun.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129146</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 08:57:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 08:57:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>