<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129123">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KUALITAS AIR PADA PENAMBANGAN MINYAK TRADISIONAL MENGGUNAKAN METODE INDEKS PENCEMARAN DI GAMPONG ALUE PEUNO, BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>amelia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>abstrak Gampong Alue Peuno, Bireuen merupakan salah satu daerah di Aceh yang memiliki sumber daya minyak bumi melimpah. Kekayaan alam yang dimiliki Gampong Alue Peuno membuat banyaknya sumur minyak bumi yang dikelola secara bebas oleh masyarakat setempat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kualitas air di Gampong Alue Peuno berdasarkan baku mutu air. Pada penelitian ini digunakan metode Indeks Pencemaran yang mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003. Metode Indeks Pencemaran digunakan untuk menilai kualitas air pada 10 titik berdasarkan parameter pH air, suhu, minyak dan lemak, TDS, BOD, COD dan DO. Berdasarkan hasil perhitungan kualitas air di Gampong Alue Peuno diperoleh nilai Indeks Pencemaran (IP) pada titik P1, P2, P3, P4, P5, P6, P7, P8, P9 dan P10 berturut-turut sebesar 2,423, 3,505, 2,022, 2,534, 2,241, 2,328, 1,847, 3,180, 4,370 dan 1,510. Sesuai Keputusan Menteri LH No. 115 Tahun 2003 seluruh titik pengujian termasuk ke dalam kategori cemar ringan (1,0 &lt; IP ≤ 5,0) untuk baku mutu air kelas II. Air pada kelas II dengan kategori cemar ringan tidak disarankan dipergunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti cuci piring, cuci baju, mandi, mengairi tanaman, peternakan dan keperluan lain yang memerlukan mutu air yang sama dengan keperluan tersebut. Penggunaan air yang tercemar dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Pencemaran air juga dapat mempengaruhi ekosistem makhluk hidup di perairan tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WASTES - WATER POLLUTION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>OIL POLLUTION - WATER SUPPLY ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>628.168</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129123</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 00:14:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 10:02:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>