<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129122">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN BOILER DENGAN TIPE VERTICAL FIRETUBE PADA KETEL PENYULINGAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH) KAPASITAS 50 KG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rian Maulana Fuad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minyak nilam (Patchouli oil) merupakan salah satu produk terpenting di dunia industri khususnya industri kosmetik dan farmasi. Minyak nilam diperoleh dari tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) yang dihasilkan melalui proses penyulingan. Penyulingan minyak nilam konvensional umumnya menggunakan peralatan penyulingan sederhana berbentuk drum yang dipanaskan. Alat penyulingan tersebut memiliki beberapa kekurangan di antaranya ialah waktu yang lama dalam proses pembuatan, pemakaian energi yang besar dan hasil rendemen minyak yang rendah. Oleh karena itu dibutuhkan desain ketel yang tepat dan memiliki efisiensi yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan merancang suatu vertical firetube boiler yang mampu menghasilkan uap bertekanan di atas 1 atm (P ≥ 1 Bar) dan temperatur operasi uap yang lebih tinggi (T ≥ 100°C) untuk kebutuhan proses penyulingan. Spesifikasi perancangan boiler pada penelitian yaitu, laju massa alir uap 0,1 Kg/s, tekanan uap 3 Bar dan temperatur operasi uap 133,5 °C. Perancangan dimulai dari menentukan spesifikasi boiler yang dirancang, menghitung kebutuhan kalor penguapan, menghitung dimensi dan ketebalan instrumen boiler, pemilihan material yang tepat serta membuat model tiga dimensi berupa gambar kerja dari hasil perhitungan. Hasil penelitian ini menampilkan spesifikasi parameter operasi, material, dimensi dan pemilihan tipe boiler yang sesuai untuk kebutuhan penyulingan nilam. Perancangan terhadap dimensi dari bagian-bagian boiler didasarkan pada standar ASME (American Society of Mechanical Engineer). Boiler ini membutuhkan kalor sebesar 205,817 KW menggunakan bahan bakar  LPG, konsumsi bahan bakar diperoleh 0,0053 Kg/s. Boiler yang dirancang memiliki tinggi 1200 mm, diameter dalam 750 mm dan ketebalan shell 2,5 mm, menggunakan material SA-240 Gr. 316. Firetube atau pipa api, bagian utama pada boiler memiliki tinggi 1000 mm, ketebalan 1,5 mm, jenis pipa NPS ½ SCH 5S dengan diameter 21,34mm dan berjumlah 26 pipa, menggunakan material SA-213 Gr. TP316.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129122</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 00:05:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 09:15:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>