<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129117">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH UMUR PINDAH KECAMBAH DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ririn Eka Wardani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kakao merupakan salah satu tanaman perkebunan yang memiliki peran penting dalam perekonomian di Indonesia. Salah satu upaya menghasilkan bibit kakao yang berkualitas adalah dengan memperhatikan umur pindah kecambah serta penggunaan pupuk yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur pindah kecambah dan dosis pupuk NPK serta interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan II Sektor Timur dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, berlangsung dari bulan Februari sampai dengan Juni 2024. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu umur pindah kecambah yang terdiri dari 3 taraf yaitu 14, 21 dan 28 HSS (Hari Setelah Semai). Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf yaitu 4 g, 8 g dan 12 g tanaman-1. Parameter pengamatan yang diamati yaitu pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, pertamabahan diameter pangkal batang, panjang akar, volume akar, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering. Hasil Penelitian menyatakan bahwa umur pindah kecambah berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi bibit 30 HSPT, pertambahan jumlah daun umur 30 dan 90 HSPT dan pertambahan diameter pangkal batang umur 30 HSPT. Pertumbuhan bibit Kakao yang terbaik terdapat pada umur pindah kecambah 14 HSS. Dosis pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap panjang akar umur 90 HSPT. Dosis pupuk NPK untuk pertumbuhan bibit kakao yang lebih baik terdapat pada pemberian pupuk NPK dengan dosis 4 g tanaman-1. Terdapat interaksi yang nyata antara umur pindah kecambah dan dosis pupuk NPK pada parameter pertambahan diameter pangkal batang umur 60 HSPT, panjang akar dan volume akar umur 90 HSPT. Kombinasi perlakuan umur pindah kecambah 14 HSS dengan dosis pupuk NPK 4 g tanaman-1 mendapatkan pertumbuhan yang optimal pada bibit kakao. &#13;
Kata Kunci: Kakao, Dosis Pupuk NPK, Umur Pindah Kecambah  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129117</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 22:55:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 09:07:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>