<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129110">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMALISASI KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BENER MERIAH DALAM MENGAWASI PRAKTIK PERJUDIAN DI ARENA PACUAN KUDA (PACU KUDA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Atiqah Akramaini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pacuan kuda (Pacu Kude) merupakan tradisi tahun-an dalam rangka HUT Kabupaten Bener Meriah, namun terdapat segelintir masyarakat yang melakukan praktik perjudian di arena pacuan kuda. larangan perjudian telah diatur dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berperan penting dalam mengawasi praktik perjudian di arena pacuan kuda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana optimalisasi kinerja Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam mengawasi praktik perjudian di arena pacuan kuda dan hambatan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam mengawasi praktik perjudian di arena pacuan kuda. Penelitian ini menggunakan teori Prawirosentono mengenai kinerja dan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja pemerintah Kabupaten Bener Meriah dalam mengawasi praktik perjudian di arena pacuan kuda belum berjalan dengan optimal, hal ini dibuktikan dengan kualitas kinerja yang monoton dalam mengawasi praktik perjudian di arena pacuan kuda, kuantitas personil yang dikerahkan tidak maksimal dan titik patroli kurang menyeluruh, pemerintah pun tidak tepat waktu dalam mengawasi praktik perjudian dalam kurun waktu seminggu selama event pacuan kuda diselenggarakan, keefektifan kinerja pemerintah belum dapat dikatakan efektif dalam memanfaatkan sumber daya manusia dan barang untuk tujuan pengawasan, dan pemerintah tidak mandiri menciptakan inovasi baru dalam mengawasi praktik perjudian di arena pacuan kuda sehingga praktik perjudian masih dapat ditemukan. Diharapkan pemerintah Kabupaten Bener Meriah dapat mengoptimalkan kinerjanya dalam mengawasi praktik perjudian di arena pacuan kuda, memperkuat koordinasi antar instansi, edukasi menyeluruh kepada masyarakat, peningkatan sumber daya manusia, inovasi baru mengenai teknologi, perbaikan kebijakan serta regulasi dan kampanye kesadaran hukum. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Kinerja, Pacuan Kuda, Pemerintah, Perjudian, Kabupaten Bener Meriah. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129110</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 21:48:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 17:07:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>