<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129099">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS MATERIAL RADIATOR MOBIL DENGAN KAPASITAS MESIN 1300 CC</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BAGUS WAHYU GUSTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada proses konversi energi mesin termal menjadi kerja tidak semuanya dapat dikonversikan, seperti gas buang dan sebagian lainnya digunakan sebagai sistem pendinginan agar material mesin termal tidak terjadi kelelahan termal. Panas yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar pada mesin termal dapat mengalami alokasi energi yaitu, 25% - 40% dari panas gas api diubah menjadi daya pada poros, 40% - 50% menjadi panas gas buang dan 20% - 25% panas digunakan untuk memanaskan cairan pendingin di dalam radiator. Radiator umumnya terbuat dari baja karbon, tembaga, dan kuningan, tergantung pada kebutuhan suhu mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perpindahan panas pada radiator dengan spesifikasi mesin 1300 cc dan penggunaan material yang tepat diantara kuningan, tembaga, aluminium, baja karbon dan stainless steel. Dalam penelitian ini menggunakan metode perhitungan analisis yaitu, studi literatur, pengambilan data, perhitungan analisis termal pada mesin, analisis perpindahan panas, perencanaan dimensi radiator, analisis karakteristik perpindahan panas pada setiap material radiator dan efektivitas radiator. Dari perhitungan analisis didapat panas maksimal yang dibuang radiator dari spesifikasi mesin 1300 cc adalah 44685,71 W dan LMTD didapat 47,05 ℃. Luas perpindahan panas total 3,95 m2. Dari beberapa material yang dianalisis pemilihan material yang tepat adalah tembaga dengan koefisien perpindahan panas menyeluruh 60,11 W/m2.℃, Panas aktual yang dibuang lewat radiator 11191,37 W dan efektivitas radiator pada material tembaga yaitu 25,045%. Biaya produksi radiator tembaga sebesar Rp 2.503.345. Namun jika dilihat dari segi ekonomis alumunium lebih optimal dari tembaga.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129099</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 18:54:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 15:49:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>