<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129097">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN METODE NORMALIZED DIFFERENCE WATER INDEX (NDWI) DAN MASKING DALAM MEMETAKAN BADAN AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Daffa Monti Surga</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Badan air merupakan air permukaan yang berasal dari air hujan yang turun ke permukaan bumi. Badan air ini merupakan bagian perairan umum daratan yang terbentuk secara alami atau buatan dan terletak mulai dari garis pasang surut terendah ke arah daratan. Badan air meliputi sungai dan paparan banjir, danau, waduk, rawa dan genangan air lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi posisi badan air dengan menggunakan metode Normalized Difference Water Index (NDWI) dan masking, serta untuk mengetahui tingkat keakuratan metode NDWI dan Masking dalam mendeteksi badan air di Kota Meulaboh.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi pengolahan citra satelit resolusi menengah dan analisis data dilakukan dengan mengunakan ArcGIS dan ENVI dengan beberapa tahapan yang dilakukan seperti NDWI, masking, validasi dan layout. Validasi di lapangan dilakukan untuk mengetahui posisi badan air. Pengambilan titik validasi sebanyak 20 titik yang mencakup keempat kelas yaitu kelas lautan, perairan sungai, danau dan rawa, dilakukan untuk melihat keakuratan ke dua metode melalui uji akurasi dengan menggunakan tabel confusion matrik dengan perbandingan kelas dan batas kelas.&#13;
Hasil klasifikasi dengan menggunakan metode NDWI dan masking didapatkan bahwa metode yang akurat untuk mendeteksi badan air yaitu masking. Metode ini mampu mendeteksi keempat kelas badan air yaitu lautan, sungai, danau dan rawa dengan nilai presisi 93,39%, recall 62,71 % dan akurasi 78,05%.  Sementara itu metode NDWI hanya mampu mendeteksi dua kelas badan air yaitu lautan dan sungai dengan nilai presisi 89,54%, recall 41,55% dan akurasi 65,54%.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129097</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 18:42:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 22:27:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>