<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129095">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN INTENSITAS HUJAN RENCANA DENGAN LAJU INFILTRASI PADA BEBERAPA JENIS TANAH DAN TUTUPAN LAHAN DI KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aulia Rahmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Syiah Kuala merupakan salah satu kecamatan yang memiliki jumlah penduduk &#13;
terbesar kedua di Kota Banda Aceh yaitu 33.758 jiwa dengan laju pertumbuhan &#13;
perduduk 0,57 % pada tahun 2022. Semakin bertambahnya jumlah penduduk maka &#13;
kebutuhan akan lahan pemukiman semakin meningkat, sehingga lahan akan &#13;
mengalami perubahan fungsi. Tanah dipemukiman akan mengalami pemadatan, &#13;
sehingga kepadatan tanah meningkat dan menyebabkan air sulit meresap kedalam &#13;
tanah. Tujuan penelitian pengukuran laju infiltrasi ini dilakukan untuk mengetahui &#13;
perbandingan intensitas curah hujan dengan laju infiltrasi pada Kecamatan Syiah Kuala.&#13;
Perhitungan intensitas hujan menggunakan analisis frekuensi dan rumus Mononobe &#13;
sedangkan pengukuran laju infiltrasi dilakukan menggunakan alat double ring &#13;
infiltrometer di lapangan terbuka dan dianalisis menggunakan Model Horton. Hasil &#13;
yang didapatkan dari analisis frekuensi hujan, intensitas hujan pada Kecamatan Syiah &#13;
Kuala pada periode ulang 2 tahun = 128 mm/jam (sangat lebat) dan periode ulang 5 = &#13;
185 mm/jam, periode ulang 10 = 225 mm/jam dan periode ulang 25 = 277 mm/jam &#13;
termasuk dalam kategori hujan ekstrem. Untuk nilai laju infiltrasi jenis tanah pasir &#13;
(sand) dengan tutupan lahan rumput dan tanpa rumput adalah 45 mm/jam dan 21 &#13;
mm/jam (sedang), jenis tanah lempung berpasir (clay sand) dengan tutupan lahan &#13;
rumput dan tidak berumput adalah 12 mm/jam (agak lambat) dan jenis tanah lempung &#13;
lanau (silt clay) dengan tutupan lahan rumput dan tidak berumput adalah 3 mm/jam &#13;
(lambat). Hasil overlay antara kurva intensitas hujan dengan kurva laju infiltrasi pada &#13;
beberapa kombinasi jenis tanah dan tutupan lahan menunjukkan bahwa laju infiltrasi &#13;
lebih rendah dibandingkan intensitas hujan sehingga menyebabkan potensi terjadinya &#13;
genangan air hujan dalam periode ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun dan 25 tahun.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129095</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 18:33:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 15:32:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>