<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129093">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ADIKSI SMARTPHONE DENGAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VIRA AFIFAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan smartphone dikalangan remaja memberikan berbagai kemudahan dalam memenuhi berbagai tuntutannya. Namun penggunaan smartphone juga memberikan dampak negatif, penggunaan smartphone harian yang tinggi dapat memicu kemungkinan penggunaan smartphone diwaktu yang tidak tepat. Hal ini akan berdampak pada aktivitas penggunaan smartphone yang berkelanjutan dan tidak sewajarnya, sehingga memungkinkan mengalami kecanduan atau adiksi. Perilaku tersebut dapat memunculkan permasalahan yang lebih beresiko, yaitu nomophobia. Nomophobia merupakan perasaan cemas ketika berjauhan dengan smartphone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara adiksi smartphone dengan nomophobia pada remaja. Pengambilan sampel menggunakan metode metode probability sampling dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 346 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan alat ukur Smartphone Addiction Scale- Short Version (SAS-SV) dan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q). Uji hipotesis menggunakan Pearson Product-Moment Correlation yang menunjukkan  nilai koefisien korelasi sebesar (r)=0,539 dengan nilai p=0,00 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129093</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 18:10:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 15:26:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>