<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129078">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN PEMILIHAN RUTE DENGAN INTERAKSI TATA GUNA LAHAN STUDI KASUS KECAMATAN BAITURRAHMAN - KECAMATAN SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dinul Akmal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemacetan di beberapa ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Baiturrahman dan Kecamatan Syiah Kuala disebabkan oleh peningkatan populasi di Kota Banda Aceh sebesar 1.02 % per tahunnya dan batas derajat kejenuhan untuk standar kemacetan berdasarkan PKJI 2023 adalah 0,85. Aktivias pendidikan perguruan tinggi di Kawasan Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, menyebabkan tarikan pergerakan yang mempengaruhi arus lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan rute perjalanan pada kawasan Kecamatan Baiturrahman ke Kecamatan Syiah Kuala, memprediksi kondisi rute pada 10 tahun kedepan, dan mengetahui hubungan interaksi antara sistem tata guna lahan, sistem prasarana transportasi dan sistem pergerakan. Metode pengolahan data primer dilakukan berdasarkan acuan perhitungan pada PKJI 2023 dan analisis data menngunakan persamaan Davidson dan model sederhana interaksi untuk mendapatkan besarnya arus lalu lintas dan waktu tempuh pada setiap rute yang ditinjau. Hasil yang didapat dari penelitian kali ini adalah, ketika ketiga rute beroperasi secara bersamaan merupakan skenario terbaik karena pergerakan menjadi lebih maksimal. Jumlah arus lalu lintas yang mampu ditampung apabila ketiga rute beroperasi secaara bersamaan adalah 6.730 kendaraan per jam dengan waktu tempuh 17,952 menit pada kondisi eksisting. Pada 10 tahun kedepan, besarnya arus lalu lintas meningkat menjadi 7.193 kendaraan dengan waktu tempuh menjadi 18,586 menit. Dapat disimpulkan, perubahan parameter tata guna lahan berupa pertumbuhan jumlah mahasiswa sebagai bangkitan dan tarikan dalam kurun waktu 10 tahun mempengaruhi besarnya pergerakan dalam bentuk arus lalu lintas dan waktu tempuh pada ketiga rute. Hal ini juga menunjukkan bagaimana interaksi antara sistem tata guna lahan, sistem prasarana transportasi dan sistem pergerakan arus lalu lintas yang saling memengaruhi satu sama lain dan membentuk satu sistem kesatuan.&#13;
Kata Kunci: model sederhana interaksi, arus lalu lintas, waktu tempuh.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129078</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 16:47:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-30 14:32:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>