<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129060">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI   POPULASI   DAN   AKTIVITAS    MIKROORGANISME RIZOSFER  JAGUNG  (ZEA  MAYS L.) PADA  TANAH  TERKENA  TSUNAMI  AKIBAT  INOKULASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DAN PEMBERIAN PUPUK KANDANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Devid syahputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui  populasi dan aktivitas mikroorganisme  rhizosfer  jagung   pada  tanah  terkena  tsunami   akibat  inokulasi fungi mikoriza arbuskula  (FMA) dan pemberian  pupuk kandang.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan  di Desa Blang Krueng Kecamatan  Baitussalam Kabupaten Aceh Besar.   Analisis populasi dan aktivitas mikroorganisme  tanah dilakukan  di  Laboratorium   Biologi  Tanah  Fakultas  Pertanian   Universitas  Syiah Kuala.   Penelitian  dimulai  pada bulan Mei  sampai September 2006.&#13;
Penelitian  ini menggunakan   Rancangan  Acak  Kelompok  (RAK )  dengan&#13;
pola  faktorial  yang  terdiri  dari  2  faktor dengan  3 ulangan.    Faktor  yang  diteliti adalah  inokulasi fungi mikoriza  arbuskula  (FMA) dan pemberian  pupuk  kandang. Inokulasi  FMA terdiri dari 2 taraf yaitu I (tanpa inokulasi  FMA) dan I1 (inokulasi FMA),  sedangkan  pemberian    pupuk  kandang  terdiri  dari 4 taraf yaitu  Bo (tanpa pupuk kandang), Bi  (10 ton ha1),  B1 (20 ton ha-1') dan B 2(30 ton ha').   Parameter yang  diamati   adalah   populasi   total  mikroorganisme   tanah,  total   bakteri,   total&#13;
fungi,   total   mikroorganisme    pelarut   P,  total   mikroorganisme    selulolitik   dan respirasi  tanah.&#13;
Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa pada 45 hari setelah tanam (HST) inokulasi FMA berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan total bakteri dan total mikroorganisme pelarut P, berpengaruh nyata terhadap peningkatan populasi total  mikroorganisme  tanah,  total  fungi,  dan  total  mik:roorganisme selulolitik tetapi  berpengaruh  tidak  nyata terhadap  peningkatan  aktivitas mikroorganisme (respirasi  tanah) di  rizosfer jagung.   Pemberian pupuk kandang berpengaruh tidak nyata pada 45 hari setelah tanam (HST) terhadap populasi total mikroorganisme tanah, total bakteri, total fungi, total mikroorganisme pelarut P, total mikroorganisme  selulolitik  dan  aktivitas  mikroorganisme  (respirasi  tanah)  di rizosfer jagung.   Tidak terjadi  interaksi  antara inokulasi FMA dengan pemberian pupuk kandang terhadap populasi  dan aktivitas mikroorganisme (respirasi  tanah) di rizosfer jagung.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CORN - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FUNGI</topic>
 </subject>
 <classification>635.67</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129060</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 15:15:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 17:54:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>