PEMANFAATAN KULIT BUAH KAKAO KERING DALAM PEMBUATAN BOKASI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMANFAATAN KULIT BUAH KAKAO KERING DALAM PEMBUATAN BOKASI


Pengarang

Herdi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605105010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Produksi kakao yang meningkat juga menghasilkan kulit buah kakao yang meningkat. Sebagian besar kulit buah kakao kering dibiarkan begitu saja sehingga mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan kulit buah kakao kering sebagai salah satu bahan tambahan dalam pembuatan bokasi.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terpisah (RPT) atau Stil Plot yang terdiri dari Petak Utama dan Anak Petak. Petak utama adalah konsentrasi kulit buah kakao kering (K) yang terdiri dari 3 tarot yaitu Ki = 0%, K2 = 0%, dan K3 = 20%. Anak petak adalah lama fermentasi (L) yang terdiri dari 4 taraf yaitu Li = 0 Minggu L2 = 2 Minggu, L3 = 4 Minggu L4 = 6 Minggu. Kombinasi dari perlakuan adalah 3 x 4 dengan menggunakan 2 kali ulangan (U), sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Analisis terhadap bokasi yang dihasilkan meliputi : total mikroonganisme (ICC), kadar air, pH, temperatur, unsur C, unsur N, rasio CAN, organoleptik (tekstur, bau dan warna), dan uji tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kulit buah kakao kering (K) pada pembuatan bokasi berpengaruh sangat nyata terhadap total mikroorganisme (TCC) sem berpengamh nyata terhadap pH. unsur C bokasi dan uji tanaman. Lama fementasi (L) berpengaruh sangat nyata terhadap total mikrcorganisme (TCC), pH dan temperatur bokasi serta berpengaruh nyata terhadap uji tanaman. Semakin lama fementasi. pH bokasi cenderung meningkat kearah netral. Interaksi antara konsentrasi kulit buah kakeo kering dan Lama fermentasi (KL) yang digunakan pada pembuatan bokasi berpengaruh sangat nyata terhadap pH, unsur N, rasio C/N, temperatur dan uji tanaman.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK