<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="129054">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH UKURAN BENIH DAN LAMA PERENDAMAN  TERHADAP VIABILITAS BENIH TERONG (SOLANUM MELONGENA  L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>SAWATI, &quot;Pengaruh  Ukuran  Benih  dan  Lama  Perendaman  Terhadap  Viabilitas  Benih  Terong   (Solanum melongena  L.)&quot;.   Di  bawah  bimbingan Syafruddin  sebagai  pembimbing  utama  dan Jumini  sebagai  pembimbing anggota.&#13;
               Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran benih dan  lama  perendaman  terhadap  viabilitas   benih  terong,  serta  ingin  pula  diketahui  apakah terdapat interaksi antara kedua faktor tersebut. Penelitian ini  dilaksanakan  di  Laboralorium  llmu dan Teknologi  Benih  Universitas Syiah Kuala Darussalam  Banda Aceh, yang  berlangsung dari bulan Oktober 2005  sampai dengan Januari  2006.  Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak  Lengkap (RAL) pola  faktorial  dengan tiga ulangan.  Faktor yang diteliti adalah pengaruh ukuran benih  (kecil.  sedang  dan   besar)  dan  lama  perendaman  (6,  8  dan   10  jam).  Peubah  viabilitas  yang  di  amati  adalah  potensi  tumbuh,  daya   berkecambah.  kecepatan  tumbuh dan keserempakan tumbuh.&#13;
               Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran behih berpengaruh sangat  nyata terhadap  viabilitas benih terong.  Ukuran benih terbaik adalah benih besar  dan tidak berbeda nyata dengan benih sedang. Perlakuan perendanan berpengaruh  sangat nyata terhadap viabilitas benih terong. Perendaman terbaik adalah  10 jam dan tidak berbeda nyata dengan 8 jam. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara  ukuran  benih dengan  lama perendaman terhadap potensi tumbuh. nilai viabilitas   benih terbaik diperoleh pada benih berukuran besar dengan lama perendanan  10 jam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>129054</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 14:51:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 14:51:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>