MINAT PETANI DALAM MELAKUKAN PASCA PANEN KAKAO SESUAI ANJURAN YANG BENAR DI DESA BAROH MUSA KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MINAT PETANI DALAM MELAKUKAN PASCA PANEN KAKAO SESUAI ANJURAN YANG BENAR DI DESA BAROH MUSA KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA


Pengarang

Ayu Minarti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705102020005

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui minat petani dalam melakukan pasca panen kakao sesuai anjuran di Desa Baroh Musa Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam melakukan pasca panen kakao sesuai anjuran yang dilakukan di Desa Baroh Musa Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya.
Objek dalam penelitian ini adalah petani yang memililki kebun kakao. Dengan ruanglingkup penelitian terbatas pada minat petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam melakukan pasca panen kakao sesuai anjuran di Desa Baroh Musa Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya.Metode ini memusatkan perhatian pada petani kakao dalam penarikan sampel menggunakan metode sampel acak sederhana, banyaknya populasi di Desa Baroh Musa Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya adalah 154 orang petani dengan pengambilan sampel sebasar 25 persen.Sehingga besarnya sampel dalam penelitian ini adalah 38 orang petani yang terdapat dalam satu desa yaitu di Desa Baroh Musa Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya.
Berdasarkan hasil penelitian Minat pasca panen kakao sesuai anjuran masih dalam katagori sedang. Dari 9 tahapan anjuran pengolahan hanya 6 tahapan yang dilakukan petani. Alasan-alasan seperti petani tidak memiliki alat sendiri apa bila
hasil olahan dibawa kepabrik pengolahan harus dalam juml ah yang besar merupakan hal-hal yang menonjol terhadap belum terpenuhin ya tahapan yang dianjurkan.
Faktor-faktor yang sangat berpengaruh nyata dengan melakukan pasca panen kakao sesuai anjuran yaitu, pendapatan(X3) 6.144, jumlah tanggungan keluarga (X4) 6.569, dan luas lahan (X4,) 7.248 karena nilai output symmetrik measure nya mendekati 1. Adapun faktor-faktor yang tidak berpengaruh dan tidak
berhubungan yaitu umur (X1) 1.382, dan pendidikan (X2) 2.632 karena nilai
output symmetrk measure nya mendekati 0.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK