PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN DAN PERAN HCI PADA SAAT EKSTRAKSI TERHADAP VIABILITAS BENIH CABAI (CAPSICUM ANNUM L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN DAN PERAN HCI PADA SAAT EKSTRAKSI TERHADAP VIABILITAS BENIH CABAI (CAPSICUM ANNUM L.)


Pengarang

Cut Noratul Husna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0005101011550

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas benih cabai pada berbagai tingkat kemasakan dan konsentrasi HCl pada saat ekstraksi. Selain itu juga ingin diketahui interaksi dari kedua faktor tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium llmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, yang dimulai pada tanggal 20
Maret sampai dengan 25 April 2006. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) Pola RAK dengan pola faktorial 3 x 4 dengan 3 ulangan yang terdiri atas dua petak yaitu tingkat kemasakan sebagai petak utama dan konsentrasi HCI sebagai anak petak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan benih cabai berpengaruh sangat nyata terhadap berat kering kecambah normal dan berpengaruh nyata terhadap potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh dan vigor kecambah. Tingkat kemasakan buah yang terbaik dijumpai pada tingkat kemasakan merah (masak fisiologis).
Konsentrasi HCl berpengaruh sangat nyata terhadap vigor kecambah dan berat kering kecambah normal, namun berpengaruh tidak nyata terhadap potensi tumbuh dan kecepatan tumbuh. Nilai tertinggi untuk parameter daya
berkecambah, keserempakan tumbuh, vigor kecambah, dan berat kering kecambah normal dijumpai pada konsentrasi HCI 1,0 %. Sedangkan nilai tertinggi untuk parameter potensi tumbuh dan kecepatan tumbuh dijurnpai pada tanpa ekstraksi dan yang terendah pada konsentrasi HCl 1,0 % dan uiterdapat interaksi yang sangat nyata antara tingkat kemasakan dan konsentrasi HCI pada keserempakan tumbuh. Nilai keserempakan tumbuh tertinggi dijurnpai pada kombinasi perlakuan masak fisiologis dan konsentrasi HCI 1,0%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK