PREFERENSITIKUS SAWAH (RATTUS ARGENTIVENTER) TERHADAPJENIS DAN BENTUK UMPAN PADA TANAMAN PADI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PREFERENSITIKUS SAWAH (RATTUS ARGENTIVENTER) TERHADAPJENIS DAN BENTUK UMPAN PADA TANAMAN PADI


Pengarang

Irvandra Fatmal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305103010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Irvandra Fatmal / 0305103010015. Preferensi Tikus Sawah (Rattus argentiventer ) Terhadap Jenis dan Bentuk Umpan Pada Tanaman Padi. Dibimbing oleh M. Ilyas Abubakar sebagai Pembimbing utama dan Alfian Rusdy sebagai pembimbing anggota).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterpilihan jenis dan bentuk umpan yang digunakan sebagai perangkap terhadap tikus sawah yang menyerang padi. Penelitian ini dilaksanakan pada lokasi prima tani di lahan sawah desa Aneuk GLee Kecamatan lndrapuri Kabupaten Aceh Besar, pelaksanaan penelitian di mulai sejak bulan Februari - Maret 2008.
Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan 6 perlakuan, setiap perlakuan di ulang sebanyak 4 kali sehingga didapat 24 unit percobaan. Bahan yang diuji adalah padi/Gabah, beras utuh. beras pecah, jagung utuh. jagung pecah dan tepung jagung. Peubah yang diamati adalah: Persentase kerusakan tanaman, Jumlah tikus yang terperangkap dan Rasio tikus jantan dan tikus betina.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpilihan tikus terhadap bentuk dan jenis umpan memberikan pengaruh yang sangat nyata diantara perlakuan.selanjutnya dilakukan uji Beda Nyata Terkecil (BNT).
Diantara perlakuan yang dicobakan padi/Babah merupakan umpan yang paling disukai oleh tikus. Pada variabel peubah persentase kerusakan tanaman padi. saat padi siap di panen ternyata tikus lebih memilih memakan padi daripada umpan yang diberikan. Hal ini menyebabkan persentase kerusakan tanaman semakin meningkat. Selanjutnya pada peubah jumlah tikus yang terperangkap dimulai pada pengamatan ke 2 sampai pengamatan ke 9 yang menunjukkan perbedaan nyata, kecuali pada pengamtan ke 1.
Sedangkan tikus yang dominan terperangkap adalah tikus yang berkelamin jantan, hal ini membuktikan bahwa tikus jantan selain mencari makanan juga mencari pasangan. Sedangkan tikus betina lebih banyak berdiam dalam liang dengan aktivitas menyusui dan sekali-kali keluar mencari makanan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK