Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH EKSTRAK BIJI BENGKUANG (PACHYRRIZUS EROSUS) TERHADAP PERKEMBANGAN DAN MORTALITAS CROCIDOLOMIA BINOTALIS ZELL (LEPIDOPTERA : PYRALIDAE)
Pengarang
Dasri Mayani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9951311682
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dasri Mayani, 9951311682, Pengaruh Ekstrak Biji Bengkuang Pachyrrizus erosus terhadap Perkembangan dan mortalitas Crocidolomia binotalis Zell (Lepidoptera: Pyralidae). Dibawah bimbingan Mawardinur sebagai ketua
dan Alfian Rusdy sebagai anggota.
Kajian tentang pengaruh ekstrak biji bengkuang terhadap perkembangan dan Mortalitas C.binotalis telah dilakukan di Iaboratorium Hama Tumbuhan, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian, Uriversitas Syiah Kuala, sejak bulan Maret sampai Juli 2004. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penganih pemberian ekstrak biji bengkuang terhadap perkembangan dan MortalitaLs C. binotalis.
Prosedur pengujian meliputi uji pendahuluan dan uji pemantapan. Uji pendahuluan terhadap 300 larva C. binotalis instar 11. Konsentrasi ekstrak yaitu 0,0; 0,1; 0,2; 0,3; 0,4 dan 0,5 ml/100 ml air (v/v). Setiap konsentrasi ekstrak diulang sebanyak lira kali. Aplikasi ekstrak dilakukan dengan metode pencelupan daun. Pengamatan pada uji
pemantapan dilakukan sejak satu hari setelah aplikasi hingga larva uji membentuk pupa. Kriteria pengamatan adalah mengetahui jumlah larva uji yang mati dari setiap perlakuan konsentrasi ekstrak. Pada uji pemantapan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji bengkuang terhadap perkembangan dan Mortalitas C. binotalis. Berdasarkan data kematian larva pada uji pendahuluan, ditentukan enam taraf konsentrasi larutan uji yang dapat membunuh 20 - 95 persen populasi larva uji. Taraf konsentrasi tersebut adalah 0,0; 0,2; 0,4; 0,6; dan 0,8 ml/100 ml larutan dan kontrol digunakan larutan aquades. Aplilkasi ekstrak dilakukan sama seperti pada uji pendahuluan. Peubah yang diamati meliputi persentase penghambatan makan, mortalitas larva, persentase pupa yang terbentuk, dan persentase imago yang muncul.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji bengkuang memberikan pengaruh yang nyata terhadap persentase penghambatan makan larva, mortalitas larva, persentase pupa yang terbentuk, dan
persentase imago yang muncul. Pengaruh ekstrak cenderung meningkat sesuai dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak. Mortalitas tertinggi mencapai 96,00 persen, penghambatan makan larva tertinggi mencapai 68,62 persen, persentase pupa yang terbentuk paling rendah adalah 4,00 persen dan persentase imago yang muncul paling rendah adalah 2,00 persen yang ditunjukkan oleh konsentrasi ekstrak 0,8 ml/100 ml larutan air. Hasil penentian juga menunjukan bahwa ekstrak biji bengkuang memiliki sifat antifeedant, pengaruh kematian, dan menghambat pertumbuhan dan perkembangan serangga C. binotalis.
Tidak Tersedia Deskripsi
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN EKSTRAK BIJI BENGKUANG (PACHYRRHIZUS EROSUS L.) TERHADAP MORTALITAS RAYAP (COPTOTERMES CURVIGNATHUS HOLMGREN) (Sylvia Andiliani, 2018)
PENGARUH EKSTRAK DAUN SAMBUNG NYAWA (GYNURA PROCUMBENS L.) SEBAGAI BIOINSEKTISIDA TERHADAP MORTALITAS HAMA ULAT CROP KUBIS (CROCIDOLOMIA BINOTALIS ZELL.) (WIRDA YULIANI, 2020)
AKTIVITAS BIOLOGI EKSTRAK DAUN SEMBUNG DAN TAPAK LIMAN TERHADAP CROCIDOLOMIA BINOTALIS ZELL PADA TANAMAN SAWI (Amalia Rosmalina, 2024)
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SRIKAYA SAN PABLO (ANNANA RETICULATA) TERHADAP MORTALITAS HAMA ULAT KROP CROCIDOLOMIA BINOTALIS PADA TANAMAN SAWI (BRASSICA JUNCEA) DI GAMPONG BAROH, KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR (Anna Fahneja, 2017)
PENGARUH EKSTRAK GADUNG RACUN (DIOSCOREA HISPIDA DENNST) TERHADAP MORTALITAS DAN PERREMBANGANRNCROCIDOLOMIA BINOTALIS PADA TANAMAN SAWL (Sanilah, 2024)