<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128987">
 <titleInfo>
  <title>KESELAMATAN PEJALAN KAKI ANAK-ANAK DI ZONA SEKOLAH (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>SDN 3 KOTA BANDA ACEH DAN SDN 16 KOTA BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wiffa Al Faiqa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Perencanaan Wilayah dan Kota</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Banda Aceh dan SDN 16 Banda Aceh yang terletak di jalan arteri memiliki lingkungan jalan yang membahayakan bagi anak sekolah. Menanggapi masalah ini, pemerintah menerapkan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) untuk mengantisipasi pengendara dan pergerakan pejalan kaki anak-anak yang tidak terduga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelengkapan fasilitas pendukung keselamatan pada jalur pejalan kaki dan fasilitas ZoSS, serta menganalisis perilaku pejalan kaki anak-anak dan pengendara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi pada variabel penelitian yaitu ketersediaan fasilitas pendukung keselamatan pada jalur pejalan kaki, kelengkapan ZoSS,  perilaku pejalan kaki anak – anak, perilaku pengendara, dan keselamatan pejalan kaki anak-anak di zona sekolah. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan analisis skoring pada kelengkapan fasilitas ZoSS dan analisis uji statistik pada hasil pengamatan perilaku pengguna jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN 3 belum memenuhi 4 indikator ketersediaan fasilitas pendukung pada jalur pejalan kaki dan SDN 16 belum memenuhi 5 indikator tersebut. Untuk kelengkapan ZoSS, SDN 3 belum memenuhi 4 indikator kelengkapan dan SDN 16 belum memenuhi 6 indikator. Persentase anak-anak yang berperilaku aman ketika berjalan adalah 55,98% dan anak-anak yang berperilaku tidak aman sebanyak 51,31%. Karakteristik penyeberangan di SDN 3 sudah selamat dengan nilai Zhitung &gt; Ztabel (Zhitung = 1,671) sedangkan karakteristik penyeberangan di SDN 16 belum selamat (Zhitung = 0,981). Karakteristik pengendara yang tidak menurunkan kecepatan kendaraannya menyebabkan lingkungan jalan yang belum selamat (Zhitung &lt; Ztabel) di kedua sekolah. Tidak efektifnya penerapan ZoSS dalam menimbulkan perilaku yang aman di lalu lintas menciptakan lingkungan jalan yang belum selamat bagi semua pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan perhatian pemerintah terhadap kelengkapan ZoSS yang dipatuhi oleh pengguna jalan serta penyediaan fasilitas jalur pejalan kaki yang aman di zona sekolah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 08:43:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-29 12:00:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>