ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BUDIDAYA TANAMAN MINT HIDROPONIK DENGAN SISTEM NUTRIENT FILM TECHNIQUE DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS KEBUN MINT) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BUDIDAYA TANAMAN MINT HIDROPONIK DENGAN SISTEM NUTRIENT FILM TECHNIQUE DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS KEBUN MINT)


Pengarang

Muhammad Risky Ananda - Personal Name;

Dosen Pembimbing

T. Makmur - 196011071988111002 - Dosen Pembimbing I
Ira Manyamsari - 198026052014012101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1905102010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian (S1)., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.585

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kelayakan finansial dan menganalisis sensitivitas usaha budidaya tanaman mint hidroponik terhadap perubahan yang terjadi pada kenaikan biaya operasional dan penurunan penerimaan di Kebun Mint. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Penelitian menggunakan metode studi kasus. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis kelayakan finansial yaitu NPV, Net B/C, IRR, Payback period dan analisis sensitivitas digunakan skenario kenaikan biaya operasional dan penurunan penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha budidaya tanaman mint hidroponik pada Kebun Mint layak untuk dijalankan berdasarkan analisis kelayakan finansial menggunakan kriteria investasi karena memperoleh nilai NPV = Rp. 28.791.010, IRR = 31%, Net B/C = 1,91 dan PP diperoleh tahun ke-2 bulan ke-10 hari ke-1 dan hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa usaha budidaya tanaman mint hidroponik pada Kebun Mint tetap tetap layak untuk dijalankan walaupun terjadi perubahan pada kondisi kenaikan biaya operasional 15% sedangkan penerimaan tetap dan pada kondisi penurunan penerimaan 15% sedangkan biaya opersional tetap.

Aim of this research is to analyze the financial feasibility and analyze the sensitivity of the hydroponic mint cultivation business to changes that occur in increasing operational costs and decreasing revenues in Kebun Mint. The data collected consists of primary data and secondary data. The research uses the case study method. The analytical methods used to analyze financial feasibility are NPV, Net B/C, IRR, Payback period and sensitivity analysis using scenarios of increasing operational costs and decreasing revenues. The research results show that the hydroponic mint cultivation business in Kebun Mint is feasible to run based on a financial feasibility analysis using investment criteria because it obtains an NPV value = Rp. 28.791.010, IRR = 31%, Net B/C = 1.91 and PP obtained in the 2nd year 10th month 1st day and the results of the sensitivity analysis show that the hydroponic mint cultivation business in Kebun Mint is still feasible to run even if there is a change in the condition of an increase in operational costs of 15% while revenues remain constant and in conditions of a decrease in revenues of 15% while operational costs remain the same.

Citation



    SERVICES DESK