EFEK PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI TERHADAP RETURN HARGA SAHAM INDUSTRI MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEK PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI TERHADAP RETURN HARGA SAHAM INDUSTRI MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA


Pengarang

Radna Kartika - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0111210148

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini membahas permasalahan yaitu efek pembagian dividen tunai return terhadap di Bursa Efek Jakarta (BE)). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa efek dari pembagian harga saham industri manufaktur dividen tunai tersebut terhadap return harga saham industri manufaktur di BEJ. Penelitian ini hanya dalam I tahun yaitu tahun 2004. Penelitian ini menggunakan peralatan analisa yaitu Abnormal return dengan Mean Adjusted Model untuk mengestimasi return ekspektasi. Pengambilan sample dengan metode Purposive sampling yaitu dengan kriteria sebagai berikut : I.perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Jakarta selama tahun 2004; 2.perusahaan membayar dividen tunai pada tahun 2004; 3.perusahaan tidak melakukan event lain seperti stock split, right issue, pembagian bonus share, pembagian dividen saham dan pembagian dividen interim. Jumlah sample adalah 54 perusahaan pada tahun 2004. Dalam penelitian ini penulis menggunakan 16 hari periode estimasi (estimation period) dengan periode jendela (event window) yaitu 8 hari periode sebelum, event, 8 hari periode sesudah pembagian dividen. Data dianalisis secara kuntitatif dcngan bantuan computer melalui program Microsoft excel dan program spss. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa pada periode estimasi dan periode sebelum dilakukan pembagian dividen tidak adanya efek yang signifikan antara return saham dari periode estimasi dan sebelum dilakukan pembagian dividen dengan mean abnormal return -0,00100499 t hitung 1.960. Pada periode cstimasi dan periode sesudah pembagian dividen tidak membuktikan adanya efek yang signifikan terhadap return saham dari periode estimasi dan periode dan periode sesudah pembagian dividen dengan mean abnormal return 0,00326163 dan < < t tabel yaitu -0.463 t < t hitung < 1.960. Pada periode sebelum dan pcriode sesudah pembagian dividen ditemukan adanya efek yang signifikan terhadap return saham dari pcriode sebelum dan periode sesudah dilakukan pembagian dividen dengan mean abnormal return 0.00426662 tabel yaitu 1.692 > dan t hitung > t tabel yaitu 2.007 1.960. Pada periode estimasi dan periode saat pembagian dividen tidak terdapat efek yang signifikan terhadap return saham dari periode estimasi dan saat pembagian dividen dengan mean abnormal return 0.00521378 t < hitung < t tabel yaitu 1.5588 1.960. Pada periode sebelum dan saat pembagian dividen tidak terdapat efek yang signifikan terhadap return saham dari periode sebelum dan saat pembagian dividen dengan mean abnormal return 0.00621881 dan t hitung tabel yaitu 1.738 < t < 1.960. Pada periodc saa t pembagian dividen dan periode sesudah pembagian dividen juga tidak terdapat efek yang signifikan terhadap return saham dari periode saat pembagian dividen dan periode sesudah pembagian dividen dengan mean abnormal return < -0.001 95220 dan t hitung < t tabel yaitu -0.540 1.960. Abnormal return terbukti ada pada sekitar pengumuman keputusan pembagian dividen. Munculnya abnormal return ternyata berbeda-beda antar hasil penelitian diduga karena adanya ketidakstabilan pembagian dividen juga karena penetapan pajak yang tinggi. sehingga membuat informasi di prospektus ternyata di luar harapan investor. Perusahaan yang secara rutin memberikan dividen akan mengalami abnormal return yang negatif apabila secara tak terduga memutuskan tidak membagikan dividen (dividend omission) atau menurunkan jumlah dividen (dividend decreases) sebaliknya abnormal return yang positif ditemui pada perusahaan yang mulai memberik:an (dividend initiation) dan mereka yang menaikkan jumlah dividen (dividend increases). Ketika keputusan pembagian dividen diumumkan efek financial bagi investor secara nyata belum terwujud karena dividen dibagikan berdasarkan suatu prosedur umum yang lama setiap tahapannya bisa berbeda­ beda antar perusahaan. namun pengumuman tersebut sudah pula mempengaruhi harga saham di bursa (information effect).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK