KEEFEKTIFAN EKSTRAK BIJI JARAK KEPYAR (RICINUS COMMUNIS L.) TERHADAP CROCJDOLOMIA PAVONANA F. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEEFEKTIFAN EKSTRAK BIJI JARAK KEPYAR (RICINUS COMMUNIS L.) TERHADAP CROCJDOLOMIA PAVONANA F.


Pengarang

Rivi Arvina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805101050047

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Rivi Arvina /0805101050047. Keefektifan Ekstrak Biji Jarak Kepyar {Ricinus communis L.) terhadap Crocidolomia pavonana F. Di bawah bimbingan Alfian Rusdy dan Masra Rahim.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi yang efektif dari ekstrak biji jarak kepyar untuk mengendalikan Crocidolomia pavonana . Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan, Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh, berlangsung dari bulan Oktober 2012 sampai Januari 2013.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, dengan 7 perlakuan yaitu 0, 20, 40, 60, 80, loo mL L-I larutan dan 0,02 ml/L larutan alfa sipermetrin. Tiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga
jumlah unit percobaan sebanyak 28 unit percobaan. Peubah yang diamati meliputi mortalitas larva, persentase pupa yang terbentuk, persentase imago yang muncul dan persentase penghambatan makan.
Hasil penelitian menunjukkan bchwa aplikasi ekstrak biji jarak kepyar cukup efektif terhadap mortalitas larva, persentase pupa yang terbentuk, persentase imago yang muncul dan persentase penghambatan makan. Mortalitas larva C. pavonana tertinggi pada perlakuan K5 ( 10 ml ekstrak biji jarak kepyar) L-I Jantan dengan rata-rata mortalitas mencapai 62.50% dan terendah pada perlakuan Ki (20 ml ekstrak biji jarak kepyar) L-t larutan mortalitas 50.00%. Persentase pupa yang tertinggi dijumpai pada perlakuan Ki, K2 dan K3 dengan rata-rata 42.5047.50% sedangkan terendah pada perlakuan K4 dan K5 rata-rata 37.5040.00%. Persentase imago tertinggi pada perlakuan K| , K2 dan K3 mencapai 27.50-30.00% dan terendah pada K4 dan K5 17.50-22.50%. Persentase penghambatan makan tertinggi dijumpai pada perlakuan K3, K4 dan K5 dengan rata-rata 60.04-72.20% sedangkan terendah pada perlakuan Ki dan K2 dengan rata-rata 50.59-55.00%. Aplikasi ekstrak biji jarak kepyar telah mampu mengendalikan hama C. prro»ama pada konsentrasi l00 mL L-I larutan ekstrak biji jarak kapyar menghasilkan mortalitas mencapai 62.50% pada hari setelah aplikasi (HSA).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK