<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128907">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PENGARUH JUMLAH LUBANG TERHADAP PERPINDAHAN PANAS PADA COOLING TOWER PLAT DATAR BERTINGKAT MENGGUNAKAN SIMULASI CFD</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yulanda Dwi Mustika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>PROG. STUDI MAGISTER TEKNIK MESIN</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Menara pendingin (cooling tower) merupakan salah satu sistem pendingin yang paling banyak digunakan pada dunia industri. Cooling tower merupakan rangkaian alat penukar panas yang memiliki fluida kerja berupa air dan udara yang berfungsi sebagai media pendingin dengan cara berkontak langsung dengan udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan sistem cooling tower yang optimal dengan mendapatkan nilai koefisien perpindahan panas konveksi. Guna meningkatkan kinerja menara pendingin, banyak peneliti yang telah melakukan penelitian mengenai hal ini akan tetapi masih perlu ditingkatkan agar mendapat hasil yang lebih optimal. Dengan fenomena tersebut, penelitian ini dilakukan dengan mempelajari proses perpindahan panas yang terjadi dengan menggunakan simulasi CFD untuk dilakukannya pemodelan aliran fluida pada pelat berlubang terhadap koefisien perpindahan panas menyeluruh pada menara pendingin tipe pelat datar dengan tinggi keseluruhan menara sebesar 5 m, dan jumlah media pendistribusi fluida sebesar 8 pelat yang disusun secara bertingkat. Panjang pada setiap pelat yaitu 0,7 m dengan lebar 0,5 m. Adapula variasi yang dilakukan berupa jumlah lubang yang berbeda – beda (50,100,150,200,250,300,350) dengan luas plat yang sama, yaitu 0.0197m2 dengan rasio kemiringan pelat sebesar 15°. Hasil penelian menunjukkan nilai koefisien perpindahan panas menyeluruh tertinggi ada pada variasi 250 lubang dan nilai terendah terdapat pada variasi 350 lubang. Dengan perbedaan temperatur pada 250 lubang sebedar 47,0°C dan terendah pada variasi 350 sebesar 24,2 °C.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128907</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-28 12:04:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-28 17:07:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>