PATOGENISITAS JAMUR ENTOMOPATOGEN BEAUVERIA BASSIANA TERHADAP ULAT API SETHOTOSEA ASIGNA PADA TANAMAN KELAPA SAWIT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PATOGENISITAS JAMUR ENTOMOPATOGEN BEAUVERIA BASSIANA TERHADAP ULAT API SETHOTOSEA ASIGNA PADA TANAMAN KELAPA SAWIT


Pengarang

Hasmita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0205103010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hasmita, 0205103010016. Patogenesitas jamur Entomopatogen Beauveria bassiana Terhadap Hama Ulat Api Sethotosea asigna Pada Tanaman Sawit. Dibimbing oleh Alfian Rusdy sebagai ketua, Rina Sriwati sebagai anggata
dan Agus Susanto sebagai pembimbing lapangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui tingkat efektivitas beberapa konsentrasi jamur Beauveria bassiana untuk mengendalikan larva Sethotosea asigna . Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Penelitian Kelapa Sawit Marihat Pematang Siantar-Sumatra Utara, sejak bulan Mei sampai Agustus 2007. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok non Faktorial dangan empat perlakuan suspensi jamur B. bassiana dengan konsentrasi yaitu kontrol, 104 konidia ml-',106 konidia ml-I, dan 108 konidia ml-I. Disuspensikan dalam 500 ml air, diulang sebanyak enam kali.
Peubah yang diamati meliputi nasa inkubasi, mortalitas dan waktu kematian larva Sethotosea asigna. Aplikasi suspensi jamur Beauveria bassiana dilakukan dengan menggunakan Hand sprqyer. Pengamatan pada setiap peubah dilakukan satu hari setelah aplikasi sampai salah satu dari konsentrasi yang diaplikasikan mencapai tingkat mortalitas 100%.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa masa inkubasi tercepat, mortalitas tertinggi serta rata-rata waktu kematian terdapat pada perlakuan B3 (l08 konidia ml-I) Masa inkubasi dan mortalitas serta kematian terendah teriadi pada perlakuan B1 (104 konidia ml-I) yang merupakan konsentrasi terendah. Makin tinggi konsentrasi jamur Beauveria bassiana menyebabkan masa inkubasi, mortalitas dan waktu kematian makin cepat demikian pula sebaliknya semakin rendah konsentrasi jamur Beauveria bassiana menyebabkan masa inkubasi, mortalitas dan waktu kematian semakin lama.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK