<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128748">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS HUBUNGAN PENERAPAN OTOMASI DAN ROBOTIK TERHADAP KESUKSESAN PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Aisya Amalia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penerapan otomasi dan robotik dalam proyek konstruksi telah diakui secara luas membawa potensi manfaat yang besar. Meskipun demikian, sejauh ini tingkat adopsi teknologi ini di Provinsi Aceh masih tergolong rendah. Sebagian besar proyek konstruksi dilaksanakan secara konvensional dengan banyak mengandalkan tenaga kerja manual yang padat karya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan software dan hardware, penerapan otomasi dan robotik, faktor yang menjadi penghambat dan pendorong penerapan otomasi dan robotik, serta pengaruh penerapan otomasi dan robotik terhadap kesuksesan pelaksanaan proyek konstruksi di Provinsi Aceh. Proyek konstruksi yang ditinjau adalah proyek bangunan gedung, jalan, jembatan, drainase, irigasi, embung, dan bendung yang telah selesai dibangun oleh perusahaan kontraktor di Provinsi Aceh, dengan menggunakan sumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2018–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif melalui kuesioner. Teknik analisis data digunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan proyek konstruksi di Provinsi Aceh, penggunaan software oleh kontraktor pada umumnya baru sejauh AutoCad, Microsoft Excel, Microsoft Project, dan Google SketchUp. Sementara penggunaan hardware oleh kontraktor pada umumnya baru sejauh excavators, bulldozers, digital photos, dan Global Positioning System (GPS). Penerapan otomasi dan robotik dalam pelaksanaan proyek konstruksi di Provinsi Aceh, untuk faktor otomasi dan faktor robotik tergolong sering, sementara faktor prefabrikasi tergolong kadang-kadang. Faktor penghambat penerapan otomasi dan robotik dalam pelaksanaan proyek konstruksi di Provinsi Aceh yang dominan adalah biaya modal yang tinggi untuk mengadopsi teknologi robotika. Sementara faktor pendorong penerapan otomasi dan robotik dalam pelaksanaan proyek konstruksi di Provinsi Aceh yang dominan adalah peningkatan kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas. Penerapan otomasi dan robotik yang meliputi faktor otomasi, faktor robotik, dan faktor prefabrikasi, secara parsial dan simultan seluruhnya berpengaruh signifikan terhadap kesuksesan pelaksanaan proyek konstruksi di Provinsi Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128748</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 11:05:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 14:41:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>