<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128740">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KINERJA FREE SPACE OPTIC DENGAN DAN TANPA PENGUAT ERBIUM DOPED FIBER AMPLIFIER PADA KONDISI HUJAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIDHO ZOVAVIC</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada sistem komunikasi Free Space Optic (FSO) cuaca menjadi suatu tantangan utama pada pengimplementasian teknologi FSO, terkhususnya pada cuaca hujan. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja sistem komunikasi FSO yaitu dengan menambahkan teknologi penguat Erbium Doped Fiber Amplifier (EDFA). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh cuaca hujan terhadap performansi transmisi data FSO, membandingkan performansi transmisi yang dapat dicapai dengan menggunakan penguat EDFA dalam skenario cuaca hujan dibandingkan dengan FSO tanpa penguat, serta perbandingan performansi antara sistem komunikasi FSO dengan penguat EDFA dan tanpa penguat EDFA pada tiap kondisi/level hujan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data nilai SNR, received power, Q-factor dan Bit Error Rate (BER) pada dua rangkaian komunikasi FSO yaitu rangkaian tanpa EDFA dan dengan EDFA. Didapatkan hasil bahwa kondisi hujan sangat mempengaruhi transmisi data pada FSO, berdasarkan nilai SNR didapatkan pada hujan ringan sebesar 37,5016 dB, hujan sedang sebesar 24,1732 dB dan hujan lebat sebesar −2,5328 dB. Penggunaan EDFA menghasilkan nilai received power, Q-factor dan BER yang lebih bagus dari pada tanpa EDFA Dimana peningkatan nilai received power yang rata-rata lebih besar dari 20 dBm, sedangkan pada nilai Q-factor dan BER dapat mencapai nilai 6 dan 1x10-9 tanpa harus menggunakan nilai transmitted power yang lebih besar seperti pada rangkaian tanpa EDFA. Sehingga dapat disimpulkan kondisi cuaca hujan sangat mempengaruhi proses transmisi data pada FSO. Selain itu, penggunaan EDFA pada sistem komunikasi FSO di setiap kondisi hujan, memberikan peningkatan pada received power, Q-factor dan BER. Penggunaan EDFA juga meningkatkan efisiensi daya transmisi. &#13;
 &#13;
Kata kunci: FSO, EDFA, cuaca hujan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128740</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 10:49:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 12:10:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>