<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128716">
 <titleInfo>
  <title>DESAIN DAN UJI PERFORMANSL ALAT PENYLANG GULMA TIPE DORONG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Zakiyya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mayoritas penduduk Indonesia yang tinggal di daerah pedesaan bermata  pencaharian   sebagai   petani   terutama   padi,   jagung,   dan   kacang-kacangan.  Komoditi tersebut merupakan salah satu dari sekelompok perkembangan pangan  di  Indonesia  yang  sebagian  besar  digelut  oleh  petani  Indonesia.  Akan  tetapi pertumbuhan dari tanaman pertanian tidak dapat berlangsung dengan baik apabila  adanya  kompentisi  antara  tanaman  budidaya   dengan  gulma.  Selama  ini  petani  menggunakan cara manual untuk menyiang gulma yang membutuhkan waktu dan tenaga kerja yang besar. 0leh karena itu, diperlukan suatu teknologi baru berupa  alat semi mekanis untuk mengatasi  masalah tersebut.&#13;
               Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mendesain   alat   penyiang   gulma  dan  melakukan uji performansi terhadap alat hasil rancangan. Penelitian ini dilakukan  dalam beberapa tahapan. Tahapan pertama yakni penelitian pendahuluan dimana  dilakukan peninjauan lahan,  mempelqjari  karakteristik  gulma  serta jarak tanam  tanaman  kacang  tanah,   penentuan   kedalanan   pemotongan.   penentuan   gaya  penyiangan,  penentuan sudut penyiangan (a),  penentuan titik  berat batang  (w),  dan  penentuan  berat  batang.  Tahapan  kedua,  pemilihan  dan  peneutuan  bahan  konstruksi.  kedga, pembuatan konstrtdsi alat dan uji performansi alat.  &#13;
               Bedasarkan hasil penelitian, alat penyiang gulma hasil rancangan mampu bekeria  dengan  efektif dan  efisien  dalam  proses  penyiangan,  sehingga  dapat  mempermudah  dan  mempersingkat  waktu kerja  para  petani  dalam  menyiang  gulma   Alat  penyiang  gulma  didesain  pada  lahan  kering  dan  sangat  cocok  digunakan  pada  tanaman  kacang  tanah.   Selain  untuk  menyiang  gulma,  alat  tersebut  juga  bisa   menggemburkan  tanah   disekitar  tanaman kacang   tanah.  Mekanisme   kerja   dari   alat   penyiang   gulma   yang   didesain   yaitu   operator  mendorong alat  dan  menekan alat agar Data pisau bisa menyiang  gulma yang  terdapat pada lahan tanaman.&#13;
               Dimensi alat penyiang gulma terdiri dari batang penghubung sebesar 1332  mm, setang kemudi sebesar 759 mm, Diameter genggam setang kemudi sebesar  48 mm, jarak roda sebesar 150 mm, dan panjang keseluruhan mata pisau sebesar  250  mln.  Berdasarkan  hasil  uji  performansi  maka  diperoleh  kapasitas  sebesar  0,0625 ha4am (16 jam/ha),  dengan demikian dapat disimpulhan bahwa alat hasil  rancangan dapat berfungsi dengan baik dan memililri kapasitas  yang lebih besar dibandinghan secara manual membutuhkan   waktu 80-loo jam/ha</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128716</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 10:07:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 10:07:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>