<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128704">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PEMASOK SUKU CADANG PABRIK DENGAN METODE VENDOR PERFORMANCE RATING DAN ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (STUDI KASUS PT PUPUK ISKANDAR MUDA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Deny Novizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketersediaan suku cadang merupakan faktor utama yang harus diperhatikan dalam proses pemeliharaan sehingga pemeliharaan dapat dilakukan sebagaimana yang telah direncanakan. Dalam ketersediaan suku cadang sangat tergantung dari proses pengadaannya yang melibatkan banyak pihak termasuk pemasok yang merupakan bagian yang penting dalam manajemen supply chain di sebuah perusahaan. Penilaian atau evaluasi pemasok pada beberapa penelitian sebelumnya di kaji dengan mengunakan beberapa metode, diantaranya adalah metode Vendor Performance Rating (“VPR”) yang merupakan bagian dari aplikasi SAP dan juga metode Analytic Hierarchy Process (“AHP”). Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan bobot prioritas kinerja dalam penentuan pemasok pengadaan suku cadang pabrik menggunakan metode VPR dan AHP. Adapun objek penelitian ini adalah pemasok suku cadang pabrik yang terdaftar di PT Pupuk Iskandar Muda yaitu CV A, CV B, CV C, CV D dan CV E. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode VPR adalah CV A mendapat nilai rata-rata tertinggi 89,05 ( persentase bobot 23%), dan yang terendah adalah CV C dengan nilai rata-rata 78,17 (persentase bobot 16%). Hasil menggunakan metode AHP adalah yang tertinggi juga CV A 30% dengan nilai bobot 0,3047, dan terendah juga CV C 9% dengan nilai bobot 0,0822. Dilihat dari kedua metode tersebut untuk pemasok yang berkinerja baik dan buruk adalah sama.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pemasok, Suku Cadang pabrik, bobot kinerja, Analytical Hierarchy Process, Vendor Performance Rating</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128704</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 09:10:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 10:55:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>