<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128695">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN INTENSI JOB HOPPING PADA KARYAWAN GENERASI MILENIAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI YASMIN RAINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Karyawan generasi milenial adalah karyawan yang memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap pekerjaan. Sehingga, untuk mempertahankan karyawan generasi milenial, perusahaan harus dapat memenuhi ekspektasi karyawan milenial. Ketika perusahaan tidak dapat memenuhi nilai-nilai yang diinginkan oleh karyawan milenial di tempat kerja, maka hal ini berakibat pada ketidakpuasan kerja yang akan meningkatkan intensi karyawan generasi milenial melakukan job hopping. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan intensi job hopping pada karyawan generasi milenial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik convenience sampling. Adapun jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 222 karyawan milenial yang bekerja sebagai sales di perusahaan swasta. Penggumpulan data penelitian menggunakan instrumen skala kepuasan kerja Tan dan skala job hopping intention. Analisis data menggunakan SPSS dengan teknik spearman-rho dengan hasil tidak terdapat hubungan antara motivator factor dengan intensi job hopping dengan nilai signifikasi (p)= 0,125 (p&gt;0,05) serta tidak terdapat hubungan antara hygiene factor dengan intensi job hopping dengan nilai signifikasi p)= 0,117 (p&gt;0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kepuasan kerja dengan intensi job hopping pada karyawan generasi milenial. Tidak terdapatnya hubungan pada peneltian ini dikarenanakan terdapat karyawan yang sudah puas dengan pekerjaannya namun intensi karyawan untuk melakukan job hopping masih cenderung tinggi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128695</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-26 22:04:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-27 10:35:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>