Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEKTIFITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH
Pengarang
Sylvia Rossiana S. - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0105101010069
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007
Bahasa
Indonesia
No Classification
631.86
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
SYLVIA ROSSIANA S. 2007. Efektivitas Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Merah (Capsicum annum L.), di bawah bimbingan Bapak H. T. Mahmud sebagai pembimbing utama dan Ibu Hj. Erida Nurahmi sebagai pembimbing anggota. Pertumbuhan dan hasil cabai merah dapat ditingkatkan melalui usaha perbaikan teknik budidaya antara lain meliputi pemupukan dan penggunaan varietas. Menggunakan pupuk organik tidak hanya menyehatkan dan ramah terhadap lingkungan, tetapi juga mengandung unsur hara yang cukup dapat memperbaiki struktur tanah dan tanah dapat ditanam secara berkelanjutan Jenis varietas sangat menentukan produktivitas. Tanaman cabai merah mempunyai dua varietas yaitu lokal dan hibrida. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan pertumbuhan dan hasil yang diperoleh dari penggunaan pupuk organik pada beberapa varietas cabai merah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh sejak bulan Juni sampai dengan Oktober 2006, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pupuk terdiri dari tiga jenis yaitu pupuk kompos, pupuk cair dan pupuk guano, sedangkan varietas juga terdiri dari tiga jenis yaitu varietas TM-999, ST-168 dan varietas lokal. Pupuk kompos dibeli di Toko Aria Usaha B. Aceh, sedangkan pupuk cair dan guano dipesan dari Bogor. Benih cabai merah dibeli dari Toko Aria Usaha B. Aceh dan petani di Indrapuri Aceh Besar. Pemberian pupuk kompos dilakukan sebulan sekali sebanyak I00 g/polybag. pupuk cair dilakukan sebanyak tiga kali yaitu pada masa pembibitan dengan konsentrasi 2,5 ml air serta pada masa pembungaan dan pembuahan masing-masing sebanya k I,5 ml/l air. Pupuk guano diberikan setiap dua minggu sekali sebanyak 33 g/poly bag. Peubah yang diamati terdiri dari tinggi tanaman umur I5, 30 dan 45 hari setelah tanam, jumlah cabang produktif pada umur 75 hari setelah tanam dan jumlah buah per tanaman serta berat buah per tanaman pada panen pertama sampai panen terakhir (kede lapan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati. Faktor varietas juga berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati, namun berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 hari setelah tanam. Pupuk organik yang efektif memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik adalah pupuk guano Sedangkan varietas yang memberikan hasil terbaik adalah varietas lokal.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENINGKATAN EFEKTIFITAS PUPUK ANORGANIK DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) (Fadliana, 2017)
PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) AKIBAT PEMBERIAN DOSIS PUPUK NPK DGW COMPACTION DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH KULIT PISANG (Mulyani, 2022)
PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP HASIL KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DI KECAMATAN PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE (Dara Maulina, 2013)
PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH CAMPURAN KULIT SEMANGKA (CITRULLUS VULGARIS SCHARD.) DAN PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) (LATHIFA ZAHIRA, 2025)
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH KULIT PISANG DAN KOMPOS AMPAS KOPI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) (SARAH FADILLAH, 2024)