<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128623">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBEDAAN PENERIMAAN PPH SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN ADMINISTRASI MODERN PADA KPP RNPRATAMA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kemala Mila Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP Pratama) adalah Direktorat Jendral Pajak (DJP) yang berkewajiban mengumpulkan iuran kas Negara berdasarkan undang-undang yang langsung dapat ditujukan dan digunakan untuk membayar pengeluaran umum negara. Namun perkembangan modernisasi yang dimulai sejak tahun 2002 yang dijalankan oleh Departemen Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak sebagai penanggung jawabnya diharapkan dengan adanya modemisasi dapat meningkatkan penerimaan KPP Pratama dari wajib pajak yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Perbedaan Penerimaan PPh Sebelum dan Sesudah Penerapan Admininstrasi Modern pada KPP Pratama Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian lapangan yaitu pengumpulan data laporan keuangan dari KPP Pratama Banda Aceh yang diambil sesudah penerapan administrasi modern. Ukuran kinerja yang digunakan adalah uji beda penerimaan PPh sebelum dan sesudah penerapan administrasi modern, yaitu dengan melihat rata-rata dari laporan kcuangan wajib pajak sebelum clan perbedaan sebelum dan sesudah penerapan modern pada KPP Pratama. Untuk itualat analisis data yang digunakan adalah uji beda rata-rata (uji -t). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata uji - t PPh penerimaan sebelum penerapan administrasi modern pada KPP Pratama sebesar Rp41.354.246.882 dan setelah penerapan administrasi modem nilai rata­rata sebesar Rp49.332.673.789. Hasil pengolahan data menunjukkan nilai I -hitung sebesar -1 ,767 lebih kecil bila dibandingkan dengan t- tabel pada tingkat keyakinan 95%yaitu 2.074. Dengan demikian hipotesis (Ho) diterimayangberbunyi terdapat perbedaan penerimaan PPh sebelurn dan sesudah penerapan administrasi modem pada KPP Pratam Banda Aceh. Sebaliknya (Ha) ditolak. &#13;
Kata Kunci: Penerimaan PPh (Pajak Penghasilan)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>128623</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-26 12:00:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-26 12:01:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>