<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128614">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG  BANGUN DAN UJI PERFORMANSI TUGAL SEMI-MEKANIS UNTUK PENANAMAN KACANG HIJAU (PHASEOLUS RADIATUS L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Firdaus Mirza Nusuary</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Firdaus Mirza Nusury, 0405106010010, Rancang Bangun dan Uji Performansi Tugal Semi-Mekanis Untuk Penanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.).  Di bawah bimbingan Zulfahrizal, S.TP, M.  Si dan  Devianti, S. TP. &#13;
 RINGKASAN &#13;
 Kacang hijau merupakan tanaman pangan yang memiliki kandungan protein cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting. Para petani kacang hijau di Indonesia dan Aceh khususnya melakukan penanaman kacang hijau  dengan metode sederhana  yaitu system sebar, dimana proses penebaran  benih    disebar tanpa adanya jarak tanam. Metode lainnya yaitu dengan penugalan secara manual, yakni menggunakan kayu kecil sebagai pembuat lubang dan memasukkan biji kedalam lubang tanam dengan tangan. Dengan metode tersebut menyebabkan proses dan waktu penanaman yang dibutuhkan relatif lama.  Pcnelitian ini bertujuan  mendesain dan merancang tugal semi mekanis  yang digunakan untuk penanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus L.).  Sehingga diharapkan menghasilkan alat penanam kacang hijau yang efisien dan  mudah dibuat oleh siapa saja, dengan pengoperasiannya yang sederhana dan  harganya relatif murah sehingga dapat digunakan oleh masyarakat, Tugal semi-mekanis ini dirancang dengan menggunakan bahan-bahan  yang mudah didapat, seperti pipa paralon dan besi plat. Rancangannya dibuat  untuk membantu kerja petani terutama para petani kacang hijau. Alat ini didesain  untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja petani dalam melakulcan  penanaman biji kacang hijau.  Secara fungsional tugal semi-mekanis terdiri atas beberapa komponen  yaitu (I) Batang tugal, (2) Badan tugal, (3) Mata tugal, (4) Penutup badan tugal, dan (5) Penahan tanah. Dimana cara kerja tugal semi-mcekanis, yaitu mengubah  gerakan naik dan gerakan turundari inti mata tunggal menjadi gerakanhorizontal dari balok   penjatah yang dibantu oleh gerakan lahar.&#13;
  Tugal semi-mekanis ini memiliki volume 0,793 liter, dengan kapasitas  tampung 0,83 kg biji kacang hijau, dan jumlah biji kacang hijau yang tertampung  relatif berjumlah 12853 biji. Pengujian tugal semi-mekanis tanpa lahan dengan 30 kali penugalan menunjukkan jumlah [0, I, 2, 3, 4, 5] biji kacang hijau yang keluar  memperoleh rata-rata Keluaran biji  keseluruhan adalah 2 biji.&#13;
Pengujian tugal semi-mekanis kacang hijau pada lahan, dilakukan 100  kali penugalan dengan I kali pengulangan diperoleh jumlah biji kacang hijau yang jatuh ke dalam lubang tanam 202 butir biji kacang hijau, dengan rata-rata 2 biji per lubang tanam; dan jumlah biji kacang hijau yang jatuh diluar lubang tanam 93  butir biji kacang hijau dengan rata-rata I biji per lubang tanam, menunjukkan  rata-rata kedalaman lubang tanam 4,2 cm yang diperoleh setelah uji performansi tugal semi-mekanis dilakukan pada lahan, dan  jarak lubang penanaman kacang  hijau adalah 10 cm x 50 cm (jarak antar barisan 50 cm); dengan perolehan waktunya adalah 188,81 detik; 3,14 menit.&#13;
 Perbandingan kapasitas lapang efektif (0,019 ha/jam) dengan kapasitas lapang teoritis (0,0232 ha/jam) dan dinyatakan dengan persen menghasilkan efesiensi lapang sebesar 81,8 %. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128614</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-26 11:32:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-26 11:32:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>