<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128565">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yanis Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Meningkatnya  pemintaan  minyak  kelapa sawit  (CPO)  setiap tahunnya  membuat  industri  manufaktur crude&#13;
palm oil berkembang pesat di  Indonesia.  Peningkatan produktivitas keria dari suatu pabrik sangat diperlukan&#13;
agar  output  dari   proses   produksi  yang  dihasilkan  sesuai  dengan  target  yang  diinginkan.   Studi   ini   akan&#13;
membahas  masalah  peningkatan  produktivitas  kerja  pada  industri  pengolahan  kelapa  sawit  berkapasitas  15 ton/jam.  Adapun metoda yang digunakan untuk menganalisa   masalah ini adalah pareto penyebab, sedangkan untuk   analisa  sebab  akibat  akan ditunjukkkan  dengan  menggunakan  diagram  fishbone. Dari  diagram  pareto penyebab   didapat  bahwa  faktor  yang  paling  dominan  didapat    pada  item  metoda.  Analisa  hasil  tindakan  menunjukkan   terjadinya  penurunan  waktu  sebesar  11,5 jam  dari  sebelum  perbaikan  down  time  di  industri CPO  sebesar 3 I .5 jam  menjadi  20 jam dan  didapat penghematan  pertahun  724.500.000/ tahun.  Dari  analisa  pengaturan jadwal kerja  diperoleh total  waktu tersedia /tahun   2823 jam sedangkan  waktu  kerja efektif 2399  jam  kemudian  waktu   produksi/proses  205  menit  atau  3,4 jam  dan jumlah  tenaga  kerja  yang  dibutuhkan  77  tenaga kerja, untuk total  upah tenaga kerja  didapat 869.484.000.&#13;
&#13;
Kata kunci : CPO. produktivitas kerja, diagram pareto, diagram fish bone, jadwal kerja</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128565</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-24 13:37:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-24 13:37:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>