<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128543">
 <titleInfo>
  <title>PERAN IBU DALAM MHNGHADAPI  SIBLING RIVALRY PADA ANAK BALITA DI KELURAHAN KEURAMAT BANDA ACEH  TAHUN 2007</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Devi Rahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peran  adalah  pola  tingkah  laku,  kepercayaan,   hilai,  sikap  yang  diharapkan  oleh  masyarakat, muncul dan menandai sifat dan tindakan si pemegang kedudukan. Peran menggambarkan perilaku yng seharusnya diperhatikan oleh individu pemegang peran  tersebut  dalam situasi umum.  Mengasuh anak balita merupakan tanggung jawab yang&#13;
berat.   Orang  tua  terutana  ibu  harus  mendidik,   membimbing  dan  mengarahkan  anaknya. Peran utama ibu adalah    pembuat keputusan, pendidik, kouselor, dan pemberi  asuhan dalam keluarga.  Sibling rivalry adalah permusuhan dan  kecemburuan antara  saudara kandung yang menimbulkan ketegangan antara mereka  lri hati dan kompetisi  adalah  penyebab utama anak bertengkar dan bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran ibu dalam  menghadapi Sibling rivalry di Kelurahan Keuramat Banda Aceh, ditinjau dari beberapa peran. Kerangka keria yang  digunakan berdasarkan  teori King (1981).   Desain penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional  Pengambilan sampel  menggunakan metode random sampling, sampel  beriumlah 50 orang.  Alat pengumpulan data  berupa kuesioner yang berbentuk skala Likert yang terdiri dari  20 pemyataan yang telah melewati uji validitas dan  reabilitas.  Data dianalisa secara manual dan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Dari hasil  penelitian  diperoleh  hasil   yaitu  peran  ibu  ditinjau  dari  peran  sebagal  pembuat kaputusan menunjukkan  54%  berada pada kategori tidak  sesuai, dari  pecan sebagai  pendidik menunjukkan 56% berada pada kategori sesuai, dari peran sebagai konselor menunjukkan 58% berada   pada kategori sesuai, dari peran sebagai pemberi asuhan  58% berada pada kategori sesuai.  Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa peran  ibu dalam menghadapi Sibling rivalry pada anak balita berada pada  kategori  sesuai  (54%).    Berdasackan    hasil    penelitian    tersebut    disarankan    kepada    ibu    agar mengoptimalkan  perannya terhadap anak balita. &#13;
&#13;
Kata kunci  : Peran, Ibu, Sibling rivalry, Anak Balita&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128543</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-23 16:46:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-23 16:46:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>