<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128514">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA PENGUKUSAN DAN SUHU PENGERINGAN TERADAP MUTU STICK BIJI MELINJO (GNETUM GNEMON)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nilawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stich  biji  melinjo  adalah  salah  satu jenis  makanan  ringan  yang  berupa potongan  panjang  dan  pipih  dibuat  dari  biji   melinjo  yang  sudah  tua.   Pada  dasarnya  prinsip  pembuntannya  sama  seperti  ernping  melinjo  hanya  saja  ada  sedikit perlakuan yang berbeda terhadap bahan baku utamanya.&#13;
               Mutu   sangat   dipengaruhi   oleh   perbedaan   bahan   baku   dan   proses  pembuatannya.  Hingga saat ini   persyaratan mutu khusus untuk Stick biji melinjo belum  ada,  karena  Stick  biji  melinjo  adalah  produk  diversifikasi  dari   emping  melinjo.&#13;
              Penelitian  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  lama  pengukusan  dan  suhu   pengeringan   terbalk  terhadap   mutu  Sfz.ch  biji   melinjo   yang   dihasiLkan. Penelitian ini menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri  dari   dua   faktor  yaitu   :   faktor   A   (I.ama   Pengukusan)   dan   faktor   8   (Suhu  Pengeringan). Faktor A terdiri dari tiga tanfyaitu : Ai = 15 menit, A2 = 30 menit dan  A3 = 45 menit. Faktor 8 terdiri dari tiga taraf yaitu : BL = 60°C. 82 =70°C dan 83 = 80C'C.    Parameter    yang    diamati    dan    dianalisis    melipnd    :    rendemen,    rasio pengemhangan,  kadar  air,  kadar protein,  kadar pati  dan  si fat  organoleptik  (warna,  kerenyalran, rasa dan aroma).&#13;
               Lama pengukusan berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, kadar air,  kadar  protein  dan  kadar  pati.  Tetapi  berpengaruh  tidak  nyata  terhadap  rasio  pengembangan, nilai organoleptik warna, nilai organoleptik  kerenyahan dan nilai  organoleptik rasa&#13;
               Suhu pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, kadar air,  kndar pati. kalar protein, nilai onganoleptik warna, niLai organoLeptik kerenyahan dan   nilai   organoleptik   rasa.   Tetapi   berpengaruh   tidak   nyata    terhadap   rasio pengembangan dan nilai organoleptik aroma.&#13;
               Interaksi antara lama pengukusan dan suhu pengeringan berpengaruh tidak  nyata  terhadap  rendemen,  rasio  pengembangan,  kadar  air,  kadar  protein,  kadar  pati,  nilai  organoleptik warna,  nilai  organoleptik kerenyahan.   nilai organoleptik  rasa dan nilai organoleptik aroma. &#13;
               Stick  biji   melinjo  dengan  kualitas  organoleptik  terbaik  didapatkan  dari perlakunn suhu pengeringan 80°C.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128514</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-23 11:53:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-23 11:53:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>