Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINJAUAN TEBAL PERKERASAN LENTUR LANDASAN PACU LAPANGAN TERBANG REMBELE DENGAN METODE LCN (LOAD CLASSIFICATION NUMBER)
Pengarang
Salwa Iqlil - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
99441122360
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2006
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Perkerasan landasan pacu Lapangan Terbang merupakan suatu konstruksi yang terdiri dari beberapa lapisan yang berfungsi sebagai tempat tinggal landas dan mendaratnya pesawat terbang, artinya dengan kekuatan material dan beban lalu lintas tertentu nantinya dapat menahan beban seberat MTOW (Maximum Off Weight) pesawat yang dimaksud. Perencanaan perkerasan lentur Take untuk landasan pacu lapangan terbang ada beberapa metode yang dapat digunakan. Sehubungan dengan pembang unan Lapangan Terbang Rembele Kabupaten Aceh Tengah, yang direncanakan oleh PT. Reka Multi Dimensi dan PT. Tridaya Pamurtya menggunakan metode FAA (Federal Aviation Administration), diperoleh tebal lapisan perkerasan permukaan 10 cm, lapisan pondasi atas 20 cm dan lapisan pondasi bawah 67 cm. Tujuan penulisan ingin meninjau kembali tebal dari masing-masing lapisan perkerasan dan perencanaan metode FAA juga dilakukan untuk membandingkan hasilnya dengan konsultan perencana serta mengetahui apakah landasan pacu lapangan terbang Rembele dapat digunakan untuk melayani pesawat yang dimaksud dengan menggunakan metode LCN (Load Classification Number). Metode LCN adalah suatu pengolongan bilangan beban untuk LCN perkerasan dan LCN pesawat, bila mana LCN perkerasan lebih besar dani LCN pesawat, maka pesawat tersebut dapat melakukan lepas landas. Perencanaan ini diambil pesawat rencana boeing 737 dengan nilai CBR tanah dasar dan BR tiap-tiap lapisan perkerasan yang sama dengan konsultan perencana. Hasil perencanaan tebal perkerasan lentur metode LCN didapat tebal lapisan perkerasan permukaan 12,7 cm, lapisan pondasi atas 22,86 cm dan tebal lapisan pondasi bawah 48,26 cm, sedangkan analisa perhitungan ulang dengan metode FAA diperoleh tebal lapisan permukaan 10, 16 cm, pondasi atas 21,59 cm, pondasi bawah 62 cm. Tebal perkerasan total yang diperoleh untuk metode LCN sebesar 83.82 cm lebih tipis dani perhitungan analisa ulang metode FAA sebesar 94 cm dan perencanaan konsultan perencana dengan metode sama diperoleh tebal perkerasan total 97 cm. Perbedaan hasil perencanaan perhitungan tebal perkerasan kedua metode tersebut disebabkan oleh perbedaan parameter dalam menganalisa perencanaan oleh badan yang mengeluarkan metode tersebut.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINJAUAN TEBAL PERKERASAN STRUKTURAL BANDAR UDARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAARN(STUDI KASUS BANDARA INTERNASIONAL SULTAN ISKANDAR MUDA, ACEH BESAR ) (Ahmed reza, 2024)
PERBANDINGAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN METODE MDP 2017 DAN MDP 2024 (STUDI KASUS : JALAN IR. MOH. TAHER, LUENG BATA, BANDA ACEH) (GHINA SIDDIQIA, 2025)
PENGARUH SUBSTITUSI ABU TERBANG (FLY ASH) PADA PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) (Dahlina, 2020)
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN ELAK IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA TAHUN 2017 (Wahyu Ikramullah, 2017)
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA KONTRUKSI PERKERASAN JALAN LENTUR DAN KAKU PADA RUAS JALAN KAMPONG BARO PATEK KABUPATEN ACEH JAYA (T.Hafizhatul Adlul Arsu, 2026)