PENGARUH KONSENTRASI ZAT PERANGSANG MOL (MIKRO ORGANISME LOKAL) PADA SISTEM RNHIDROPONIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG (LPOMOEA REPTANS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KONSENTRASI ZAT PERANGSANG MOL (MIKRO ORGANISME LOKAL) PADA SISTEM RNHIDROPONIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KANGKUNG (LPOMOEA REPTANS)


Pengarang

Ilham Akbar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305106010051

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ILHAM AKBAR / 0305106010051. Pengaruh Media Pupuk MOL Pada Sistem Hidroponik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung (/pomoea reptans). Dibawah Bimbingan Purwana Satriyo, STP. MT Sebagai Pembimbing Utama Dan Dr. Ir. M. Hasan Yahya, MP Sebagai Pembimbing Anggota.
Ringkasan
Dewasa ini perkembangan industri semakin maju dengan pesatnya perkembangan tersebut banyak menggeser lahan pertanian, terutama di daerah perkotaan. Akibatnya lahan pertanian semakin sempit, disisi lain kebutuhan akan hasil pertanian meningkat, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk setiap tahunnya. Untuk mengatasi masalah ini, salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan meningkatkan produktivitas tanaman. Dengan demikian diharapkan lahan yang sempit dapat menghasilkan produksi yang banyak. Salah satu caranya dengan cara berhidroponik (Prihmantoro dan lndriani, I 999). Salah satu jenis hidroponik adalah Floating Raft Hidroponic yaitu hidroponik rakit apung dimana menanam pada suatu rakit yang mengapung diatas permukaan air yang akarnya menjuntai kedalam air. Penelitian ini bertujuan melihat pertumbuhan tanaman kangkung (/pomoea reptans) pada berbagai taraf konsentrasi larutan, dimana acuannya adalah berat basah tanaman. Penelitian ini dilakukan di dalam green house (rumah kaca) Universitas Syiah Kuala Fakultas Pertanian, tanaman yang digunakan adalah tanaman kangkung (lpomoea reptans) yang ditanam didalam bak/kotak yang berukuran 35 x 22 x 13 cm dan menggunakan styrofoam sebagai media tanam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pada berat basah tanaman kangkung dalam setiap perlakuan konsentrasi larutan. Total bcrat basah tanaman pada perlakuan C1 (2000 ppm) adalah 24 g, perlakuan C2 (4000 ppm) adalah 54 g, perlakuan C3 (6000 ppm) adalah 75 g. perlakuan C4 (8000 ppm) adalah 250 g dan C5 perlakuan (10000 ppm) adalah 475 g. Hubungan konsentrasi zat perangsang/hormon mol berbanding lurus dengan nilai konduktivitas listrik (EC) larutan, yang artinya semakin besar konsentrasi zat perangsang/hormon maka semakin bcsar juga nilai EC larutan, sedanglcan hubungan konduktivitas listrik (EC) berbanding terbalik dengan potensial air, yang artinya semakin besar nilai konduktivitas (EC) larutan maka semakin kecil pula nilai potensial air.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK