PENGARUH BAHAN ORGANIK PADA REKLAMASI LAHAN BEKAS TSUNAMI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS KACANG HIJAU (PHASEOIUS RADIATUS L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH BAHAN ORGANIK PADA REKLAMASI LAHAN BEKAS TSUNAMI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS KACANG HIJAU (PHASEOIUS RADIATUS L.)


Pengarang

Syafruddin Alsah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0205101010062

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : FakultasPertanian Proteksi Tanaman (S1)., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
SYAFRUDDIN ALSAH "Pengaruh Bahan Organik pada Reklamasi Lahan Bekas Tsunami terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)", (di bawah bimbingan Nurhayati sebagai ketua dan Muhammad Hatta sebagai anggota).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pemberian bahan organik untuk reklamasi lahan bekas tsunami pada beberapa varietas serta untuk melihat intcraksi antara kedua faktor tersebut yang diteliti terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rukoh Kecamatan Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh yang berlangsung dari tanggal 20 Juni sampai 18 September 2006.
Bahan yang dipergunakan adalah benih, bahan organik, pupuk (Urea, TSP dan KCI) dan Insektisida (Decis 50 EC). Alat yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah cangkul, hand sprayer, tugal, timbangan, gembor, papan nama, meteran, garu dan alat tulis-menulis.
Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola fakorial 3 x 4 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah dosis bahan organik terdiri atas 4 taraf yaitu 0, 20, 30 dan 40 ton/ha dan faktor varietas terdiri atas 3 taraf yaitu varietas Gelatik, Parkit dan Lokal. Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman umur 10, 20, dan 30 Hari Setelah Tanam, jumlah polong per tanaman, bobot polong per plot, bobot biji kering per tanaman, bobot biji kering per plot, bobot 100 butir biji kering dan bobot berangkasan kering per tanaman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis bahan organik berpengaruh sangat nyata terhadap bobot berangkasan kering per tanaman, tetapi tidak berpengaruh nyata pada peubah lainnya. Dosis bahan organik 30 ton/ha merupakan dosis terbaik. Varietas berpengaruh sangat nyata terhadap bobot 100 butir biji kering, tetapi tidak berpengaruh nyata pada peubah lainnya. Varietas Lokal memberikan hasil dan kualitas hasil yang lebih baik dari varietas lain. Terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan dosis bahan organik dengan varietas terhadap bobot berangkasan kering. Untuk varietas Parkit dan Lokal, dosis bahan organik terbaik dijumpai pada perlakuan 30 ton/ha, sedangkan varietas Gelatik, tidak ada perbedaan yang nyata diantara dosis-dosis yang dicobakan. Pada peubah lainnya tidak terdapat interaksi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK