<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128446">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FAKTOR-FAKTOR STRES TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI KANTOR BUPATI BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nailis Saadah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  &#13;
&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor  stres  terhadap semangat kerja pegawai Kantor Bupati Bireuen Penelitian ini dilakukan pada Kantor Bupati Bireuen dengan objek penelitian  adalah faktor-faktor  stres dan semangat kerja. Penarikan  sampel ini dilakukan dengan  metode &quot;Stratifield Random Sampling &quot; terhadap 100 responden . Hasil penelitian diperoleh koefisien determinan (R') sebesar 73,6 persen  stress  menunjukkan bahwa  baik dari faktor lingkungan,  faktor  individu, faktor organisas i,  faktor perbedaan individual dan faktor konsekuensi mempengaruhi semangat kerja sebesar 73,6 persen, dan sisanya 26,4 persen dipengaruhi oleh variabel lainnya seperti motivasi,  disiplin kerja dan lain-lain. Koefisien korelasi (R) sebesar 85,8 persen menggambarkan bahwa variabel stress dilihat dari faktor lingkungan, faktor individual, faktor organisasi, faktor perbedaan individual dan faktor konsekuensi sangat erat hubungannya terhadap variabel semangat kerja yaitu sebesar 85,8 persen.  Pengujian yang dilakukan dengan menggunakan uji t-hitung ternyata untuk semua  variabel bebas dalam penelitian ini secara partial berpengaruh signifikan terhadap  semangat kerja pegawai Kantor Bupati Bireuen. Pembuktian yang dilakukan dengan menggunakan uji F-hitung menunjukkan bahwa kelima variabel bebas dalam penelitian ini secara simultan juga berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai Kantor Bupati Bireuen.  Untuk menghindari dan mengatasi stress kerja pegawai yang disebabkan oleh faktor lingkungan seperti kurang menguasai teknologi seperti komputer, internet dan  sebagainya sebaiknya Pimpinan Kantor Bupati Bireuen dapat melakukan pelatihan yang lebih intensif dan melibatkan pegawai dari semua golongan. Bahkan akan lebih baik lagi apabila dalam perekruitan pcgawai keahlian-keahl ian yang dimiliki oleh calon pegawai juga turut dipertimbangkan sehingga diharapkan pegawai yang diterima adalah pegawai yang siap pakai. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EMPLOYEE MANAGEMET</topic>
 </subject>
 <classification>658.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128446</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 15:07:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 16:28:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>