ANALISIS KINERJA JARINGAN IRIGASI PADA PETAK TERSIER BB9 KIRI DI DAERAH IRIGASI KRUENG ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KINERJA JARINGAN IRIGASI PADA PETAK TERSIER BB9 KIRI DI DAERAH IRIGASI KRUENG ACEH


Pengarang

Fika Rosalia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705106010017

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

FIKA ROSALIA. 0705106010017. ANALISIS KINERJA JARINGAN IRIGASI PADA PETAK TERSIER BB9 KIRI DI DAERAH IRIGASI KRUENG ACEH. Di bawah bimbingan Purwana Satriyo, S.TP., MT sebagai Pembimbing Utama dan Susi Chairani, S.TP., M.Eng sebagai Pembimbing Anggota.
RINGKASAN
Mengingat pentingnya irigasi bagi keberhasilan pertanian, maka pemerintah telah sejak lama mengaturnya dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 20/2006 tentang irigasi. Kegiatan pengelolaan irigasi dalam sebuah petak blok tersier dilakukan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang mendapatkan pembinaan dari Pemerintah Propinsi dan atau Kabupaten/ Walikota dalam hal ini Dinas Pengairan dan Dinas Pertanian bidang irigasi. Penurunan kinerja jaringan irigasi merupakan ancaman nyata terhadap pasokan pangan optimal yang disebabkan karena beberapa kendala pada saluran primer, sekunder maupun tersier yang menyebabkan air yang sampai tidak sesuai dengan kebutuhan. Hal ini diduga karena menurunnya kinerja clari jaringan irigasi yang ada terutama pada jaringan irigasi di blok tersier yang langsung mengalirkan air ke sawah-sawah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja operasi dan pemeliharaan jaringan tersier, menilai teknik pengoperasian clan pemeliharaan jaringan irigasi tersier yang dilakukan di daerah penelitian dan menilai aturan kerja pengoperasian dan pemeliharaan jaringan irigasi tersier. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey di petak tersier BB9 kiri Desa Lamgawe Kabupaten Aceh Besar tahun 2011. Data diambil dari petak tersier BB9 kiri seluas 47,75 Ha dengan panjang saluran 1095,73 m. Data primer diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan, kuisioner dan pengukuran. Sedangkan data sekunder yang dikumpulkan meliputi: curah hujan, debit, penyinaran matahari, suhu, kelembaban relatif dan kecepatan angin. Analisis data sekunder pada penelitian ini meliputi perhitungan evapotranspirasi (ETo), curah hujan efektif (CH efektif) dan kebutuhan air tanaman (NFR). Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa kinerja operasi dan pemeliharaan pada jaringan tersier BB9 kiri di Daerah lrigasi Krueng Aceh masih dalam kategori kurang baik dengan rata-rata nilai indeks variabel teknologi 0,58 disebabkan karena kurangnya pengetahuan para penjaga pintu air (PPA) melaksanakan peraturan pembagian air ke petak tersier, variabel institusi 0, 15 disebabkan karena tidak berkembangnya organsasi P3A di jaringan tersier, variabel bangunan kontrol 0,5 disebabkan karena adanya pintu air yang tidak dapat dioperasikan lagi, variabel kecukupan pemberian air 0,54 dikarenakan pembagian air ke petak tersier tidak mencukupi kebutuhan air, variabel ekonomi 0 dikarenakan para petani tidak berpartisipasi dalam pembayaran iuran rutin untuk pemeliharaan jaringan irigasi, variabel keluhan petani 0,35 yang menunjukkan para petani di daerah penelitian masih mengeluh terhadap keadaan irigasi dan variabel pengetahuan staf 0,25 disebabkan karena para staf dan petugas pintu air di daerah penelitian tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK