<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128434">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Dara Utami</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Tinggong merupakan salah satu padi lokal Aceh yang berpotensi untuk dikembangkan karena terkenal dengan tekstur nasi yang empuk, pulen serta mempunyai kemampuan adaptasi yang baik. Varietas ini memiliki beberapa kelemahan diantaranya tanaman yang lebih tinggi, umur panen, rentan terhadap kerebahan dan rentan terhadap penyakit hawar daun bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan terhadap kekeringan pada padi turunan BC4F2 hasil persilangan antara varietas Tinggong dan IRBB27 pada fase perkecambahan dan pembibitan. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Departemen Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh, dimulai dari bulan Februari sampai dengan April 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola non factorial yaitu padi turunan BC4F2 hasil persilangan Tinggong/IRBB27, yang terdiri dari 8 taraf, yaitu: T.35.7.5.13.5, T.35.7.5.16.4, T.35.12.8.2.1, T.35.7.3.1.2, T.36.10.3.19.1, T.38.1.4.4.11, T.35.7.5.1.3 dan Situbagendit sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase perkecambahan padi hasil persilangan Tinggong/IRBB27 berpengaruh sangat nyata terhadap daya berkecambah, panjang radikula, panjang plumula, indeks vigor, keserempakan tumbuh dan kecepatan tumbuh, berpengaruh nyata terhadap potensi tumbuh maksimum dan panjang plumula, namun berpengaruh tidak nyata terhadap panjang radikula. Galur padi terbaik pada fase perkecambahan dijumpai pada galur T.38.1.4.4.11. Pada fase pembibitan padi hasil persilangan Tinggong/IRBB27 berpengaruh sangat nyata terhadap persentase daun menggulung dan berat akar, namun berpengaruh tidak nyata terhadap parameter lainnya. Galur padi terbaikpada fase pembibitan dijumpai pada galur T.38.1.4.4.11 dan T.36.10.3.19.1.&#13;
Kata Kunci : Kekeringan, PEG-6000, Perkecambahan, Pembibitan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128434</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 10:52:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 15:03:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>