<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128433">
 <titleInfo>
  <title>RANCANGAN IRIGASI CURAH (SPRINKLER IRRIGATION) SEBAGAI PENYUPLAI NUTRISI TANAMAN SAWI (BRASSICA JUNCEA) PADA SISTEM AEROPONIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eko Firdiansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>EKO FIRDIANSYAH, 0205106010019. Rancangan Irigasi Curash (Sprinkler  irrigation) sebagai Penyuplai Nutrisi Tanaman Sawi (Brassica juncea) pada Sistem Aeroponik. Dibawah bimbingan Dr. Ir. Syahrul, M.Se sebagai pembimbing Utama dan Purwans Satriyo, S.TP sebagai pembimbing  Ahli  &#13;
RINGKASAN&#13;
 Seiring dengan semakin bertambahnya populasi penduduk Indonesia tiap  tahunnya, dikhawatirkan lahan pertanian akan semakin sempit. Disisi lain, permintaan konsumen terhadap komoditi pertanian, khususnya sayuran semakin meningkat baik dari  segi kualitas, penampilan, higienitas dan cita rasa. Permintaan inilah yang mcndorong para petani untuk lebih profesional dalam menggarap  lahannya. Salah satu cara memenuhi permintaan konsumen adalah dengan  penerapan metode dan teknologi baru yang disebut teknologi aeroponik  Aeroponik merupakan suatu sistem penanaman yang tidak menggunakan  tanah scbagai media tanam melainkan udara. Pada umumnya metode ini masih  dalam ruang lingkup sayuran. Bercocok tanam dengan metode ini, dapat juga disebut bercocok tanam dalam lingkungan yang terkendali. Pemberian nutrisi pada metode ini dengan menggunakan sistem irigasi curah (Sprinkler irrigation)  yang dilakukan dengan cara pengkabutan nutrisi yang terlarut dalam air untuk dipancarkan ke akar tanaman.  Penelitian ini bertujuan merancang sistem irigasi curah (Sprinkler irrigation) sebagai penyuplai nutrisi untuk tanaman sawi pada sistem Aeroponik  Untuk merancang suatu irigasi curah terlebih dahulu dilakukan parameter perencanaan yang terdiri dari kebutuhan air tanaman sawi, jaringan perpipaan,  tipe sprinkler, tekanan air yang diperlukan, jarak antara pencurah, hidrolika pipa dan kebutuhan air tanaman. Selanjutnya dilakukan parameter rancangan yang terdiri dari penyusunan tataletak (lay-out) irigasi curah, perhitungan rancangan hidrolika pipa  penentuan tenaga pompa. Penelitian ini dilakukan di lingkungan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Jalan Teuku Panglima Nyak Makam No. 24 Lampineung, Banda Aeeh dalam jangka waktu terhitung dari bulan Maret sampai dengan Desember 2007.  serta  Tataletak irigasi berada diatas lahan yang bergaris kontur datar. Jaringan irigasi curah terdiri dari pompa  jenis Turbo Jet Water Pump, pipa utama PVC berdiameter % inci, pipa lateral jenis PE (poly ethylen) berukuran inci. Selain itu terdapat filter scbagai penyaring kotoran untuk menghindari terjadinya penyumbatan pada lubang nozel. Juga terdapat stop  air  sebagai pengatur tekanan.  kran  Dari  hasil penelitian menyatakan bahwa kebutuhan air tanaman sawi  (Brassica juncea) sebesar 3,00 mm/hari pada bulan Mai dan 2,99 mm/hari pada bulan Juni. Tipe perpipaan farm sistem yang menggunakan sprinkler tipc micro sprinkler yang berjarak I x I m antar  pencurah. Laju penyiraman sebesar 0,054  m/menit atau 13 mm/hari, debit pengeluaran 0.015 /detik yang bertekanan 33 Psi dengan head loss sebesar 1,4 m dan penurunan tekanan 3 Psi. Diameter pembasahan I,2 meter dengan keseragaman curahan (CU) sebesar 87%. Tenaga penggerak berupa pompa jenis sentrifugal Turbo Jet Water Pump yang bersumber  Dari  dari energi listrik.  perhitungan didapat besarya tenaga yang diperlukan untuk pemompaan sebesar 0.022 Kw atau 22 watt. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128433</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 10:46:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 10:47:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>