<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128430">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TINGGI MUKA  AIR DAN  JUMLAH EMITTER TERHADAP KOEFISIEN KESERAGAMAN IRIGASI TETES  SISTEM  GRAVITASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Edi Sukrisna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>EDI SUKRISNA, 0205106010018. Pengaruh Tinggi Mula Air dan Jumlah  Emitter Terhadap Koefisien Keseragaman  lrigasi  Tetes Sistem Gravitasi. Di  bu wads  buigau  Se sebagaui pembimbing Utama dan Purwana Satriyo, S.TP sebagsipembimbing Aggot.  Dr. ir. Syahrui,  Mi. &#13;
 RINGKASAN  &#13;
Saat ini bidang pertanian merupakan sektor yang paling banyak menggunakan air, khususnya untuk memproduksi komoditas pangan. Pemilihan  sistem  irigasi  yang tepat selain mampu memenuhi kebutuhan air  bagi tanaman  juga dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya air. Berkembangnya metode-metode pemberian air untuk tanaman memberikan berbagai alteratif kepada kita untuk memilih metode yang tepat bagi lahan yang tersedia. Salah satu metode yang harus dikembangkan sampai saat ini adalah sistem irigasi tetes (Drip Irrigation System) yang merupakan salah satu sistem pemberian air dengan menggunakan jaringan pipa yang bertekanan. Irigasi tetes dengan efisiensi 80-  90%  mempunyai  kelebihan antara lain pengoperasiannya yang relatif mudah  dan  memerlukan tekanan yang relatif kecil di mana air langsung diberikan pada tanah  dekat tanaman melalui emitter.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tinggi muka air dan  jumlah emitter terhadap koefisien keseragaman  irigasi  tetes sistem gravitasi.  Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara falctorial deogan 3 kali ulangan. Faktor yang digunakan adalah tinggi air penampungan (T) dan jumlah emitter (E). Emitter yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 24 emitter dengan 3 kombinasi perlakuan yaitu: perlakuan  pertama dengan 4 emitter, perlakuan kedua dengan 7 emitter dan perlakuan ketiga dengan L3 emitter.  Debit rata-rata yang dihasilkan dari perlakuan T3 E1 adalah sebesar 2,186 /jam dengan tekanan 0,125 kg/cm' atau 0,12 Atm. Pada perlakuan ini tinggi air  dari drum penampungan merupakan ketinggian terbesar yaitu 190 cm dan emitter  yang digunakan sebanyak 4 (empat) buah. Sedangkan debit rata-rata terendah pada pengamatan pengaruh perlakuan terhadap debit emitter di peroleh pada  perlakuan T1 E1 yaitu sebesar 1,442 L/jam dengan tekanan 0,05 kg/em atau 0,048 Atm, pada perlakuan ini tinggi air yang diberikan sebesar 130 cm dan jumlah  emitter yang digunakan scbanyak 4 (empat) buah. Dari hasil penelitian koefisien keseragaman terbesar diperoleh pada perlakuan T1E1 dengan tinggi air tangki penampungan 130 cm dengan nilai CU rata-rata sebesar 97,50 % dan terkecil pada perlakuan T1E2 dengan tinggi air tangki penampungan 160  dengan nilai CU rata-rata sebesar 88,07 %. Nilai CU pada penelitian ini menunjukkan keseragaman debit pada masing-masing emitter. Daerah terbasahi paling besar terjadi pada  cm  perlakuan T2E3 dengan lebar daerah terbasahi sebesar 0,01832 m dan terkecil terjadi pada perlakuan T1E1 yaitu sebesar 0,01340 m. keseragaman emisi terbesar diperoleh pada perlakuan T2E2 dengan nilai keseragaman emisi( EU) rata-rata%.  sebesar 96,57  % dan terkecil pada perlakuan T3E1 dengan nilai keseragaman emisi rata-rata sebesar 78,86%&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128430</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 10:38:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-22 10:38:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>