<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="128406">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR - FAKTOR PRODUKSI YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) BEKU (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>CV. NOVIRA ABADI)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nanda Puspita Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi produksi ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) beku di CV. Novira Abadi, yang terletak di Banda Aceh. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi modal,&#13;
tenaga kerja, dan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
secara simultan variabel modal, tenaga kerja, dan bahan baku berpengaruh terhadap produksi ikan cakalang beku dengan nilai probabilitas sebesar 0.000 &lt; 0.05. Secara parsial, variabel modal dan bahan baku memiliki pengaruh terhadap produksi dengan nilai probabilitas masing-masing sebesar 0.026 dan 0.001 &lt; 0.05. Namun, variabel tenaga kerja tidak memiliki pengaruh terhadap produksi ikan cakalang beku dengan nilai probabilitas sebesar 0.158 &gt; 0.05. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan modal dan ketersediaan bahan baku merupakan kunci utama dalam meningkatkan produksi ikan cakalang beku di perusahaan tersebut. Modal yang memadai memungkinkan investasi pada teknologi pembekuan dan penyimpanan yang lebih baik, serta pemenuhan biaya operasional dan gaji karyawan. Ketersediaan bahan baku yang berkualitas tinggi juga menjadi faktor penentu dalam menjaga kelancaran proses produksi. Meskipun tenaga kerja tidak menunjukkan pengaruh dalam penelitian ini, kualitas dan efisiensi tenaga kerja tetap perlu diperhatikan untuk&#13;
mendukung proses produksi yang optimal. Perusahaan disarankan untuk mempertimbangkan investasi dari mitra strategis dan peningkatan ekuitas perusahaan. Selain itu, manajemen bahan baku yang baik harus dijaga untuk memastikan kualitas produk akhir yang tinggi dan mendukung stabilitas produksi. Implementasi strategi yang tepat dalam pengelolaan modal dan bahan baku diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar nasional dan internasional.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Produksi, Ikan Cakalang, Modal, Tenaga Kerja, Bahan Baku</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHERIES - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SKIPJACK (TUNA)</topic>
 </subject>
 <classification>338.372 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>128406</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-08-21 16:46:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-30 10:29:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>