ANALISIS GUDANG PENYIMPAN BIJI KOPI (COFFEA ARABICA) PADA KOPERASI BAITUL QIRADH BABURRAYYAN TAKENGON ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS GUDANG PENYIMPAN BIJI KOPI (COFFEA ARABICA) PADA KOPERASI BAITUL QIRADH BABURRAYYAN TAKENGON ACEH TENGAH


Pengarang

Hilda Vebrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805106010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Analisis Gudang Penyimpan Biji Kopi (Coffea arabica) Pada Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan Takengon Aceh Tengah. Di bawah bimbingan Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc sebagai pembimbing utama dan Yusmanizar, S.T., MP sebagai pembimbing anggota.
RINGKASAN
Produksi kopi sewaktu musim panen sangatlah banyak sehingga tidak dapat diperdagangkan, oleh karena itu produksi tersebut harus disimpan di gudang penyimpanan. Penyimpanan merupakan salah satu faktor untuk mencegah pertumbuhan dan perkembangan jamur pada biji kopi, dengan adanya proses penyimpanan mutu dan cita rasa biji kopi tersebut dapat dipertahankan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik gudang penyimpan biji kopi di Koperasi Baitul Qiradh (KBQ) Baburrayyan dan kaitannya dengan kadar air biji kopi yang disimpan, serta mengkaji kualitas gudang penyimpanan berdasarkan Standar Nasional Indonesia untuk gudang. Parameter-parameter yang dianalisa yaitu suhu, kelembaban relatif, kecepatan udara, debit aliran udara, dan kadar air biji kopi. Pengukuran suhu dilakukan pada enam titik pengamatan yaitu: pada pintu masuk, pintu keluar, ventilasi, lorong silang 1, lorong silang 2, dan lingkungan sekitar gudang. Klasifikasi gudang pertanian berdasarkan Standar Nasional Indonesia terdiri dari kategori A, B, dan C. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi gudang KBQ Baburrayyan adalah dalam kategori B. Persyaratan umum dan teknis gudang KBQ Baburrayyan masih ada yang belum memenuhi Standar Nasional Indonesia, seperti tidak adanya higrometer, termometer, lorong stapel, dan instalasi hidrant pada pabrik tersebut. Kapasitas gudang KBO Baburrayyan sebesar 108 ton untuk penyimpanan karung pola ikatan kunci-5. Pada jam 12.00 WIB, suhu rata-rata di pintu masuk adalah 26,5'C, dan suhu rata-rata di pintu keluar, ventilasi, lorong silang 1, lorong silang 2, lingkungan secara berturut-turut adalah 27,4C, 26,8C, 24,6C, 24,7C, dan 29,13C. Pada jam 12.00 WIB, kelembaban relatif rata-rata pada pintu masuk adalah 71.7%, sedangkan kelembaban relatif rata-rata pada pintu keluar, ventilasi, lorong silang 1, lorong silang 2, dan lingkungan secara berturut-turut adalah 80,8%, 80,8%, 81,7%, 87.3%. dan 74,1%. Pada jam 12.00 WIB, debit aliran udara terbesar yang melewati ventilasi adalah 51,4 m'/s. Telah terjadi peningkatan dan penurunan kadar air biji kopi selama penyimpanan yaitu (-)0.6 sampai (+)0.4%. Namun demikian kadar air biji kopi yang disimpan adalah dalam kisaran 10-13%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK